<1>

agerager
agerager
Sep 7, 2018 · 1 min read

Teruntuk siapa pun,
yang tanpa sadar telah mengirim kupu-kupu ke perutku.

Saat ini aku merasa aneh.

Sesuatu seperti menggelitik perutku pada saat-saat yang tidak wajar.
Saat aku menerima pesan darimu.
Saat aku menunggu balasan pesanmu.
Saat mata kita tanpa sengaja saling bertemu.
Bahkan saat kau menertawai kekonyolanku.

Aku tahu pasti kupu-kupu yang kau kirim tidak akan bertahan lama di perutku.
Mereka hanya mampir sejenak
berterbangan dan membuat kegaduhan di perutku,
lalu suatu saat mereka akan pergi
sampai kemudian digantikan oleh kupu-kupu lain.

Apa kau tahu?
Karena kupu-kupu darimu aku mengalami banyak keanehan.

Aku jadi ingin bicara lebih lama denganmu,
berbagi kisah yang bahkan sebelumnya tak pernah terpikirkan untuk membaginya denganmu,
juga membicarakan hal-hal kecil yang akan ku bahas hanya untuk berlama-lama denganmu.

Aku ingin bercerita tentang aku dan senjaku,
tentang jalan yang ku lewati setiap hari,
tentang rinai hujan yang tadi pagi menerpaku,
tentang hari kemarin, juga hari sebelumnya.

Aku ingin tahu apa-apa tentangmu,
tentang warna langit favoritmu,
tentang pikiran yang kau bawa kala malam menyapa,
juga tentang dirimu dan semestamu.

Akan ada hari esok untukku juga untukmu,
namun aku masih berharap suatu hari nanti akan ada hari esok untuk kita.

Sampai saat kupu-kupu darimu pergi,
biarkanlah surat ini tetap di sini
meskipun tidak akan pernah dibaca oleh sang teruntuk pada surat ini.

<neversentmail>

agerager

Written by

agerager

another world of me