Pengertian dan Contoh Giro

Pengertian dan Contoh Giro — Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala tingkah laku manusia dengan tujuan untuk mendapatkan dan mengelola sumber daya. Dalam ekonomi, pembahasan tak akan bisa dilepaskan dari konsep produksi, konsumsi, dan distribusi.

Selain itu, pembahasan lainnya yang tak bisa dilepaskan dari ekonomi adalah transaksi keuangan baik pembelian maupun penjualan.

Meski masalah ekonomi seringkali berkaitan dengan hal-hal yang ada dalam kehidupan sehari-hari, namun banyak istilah dalam ekonomi yang masih asing terdengar. Misalnya seperti istilah giro yang sering digunakan dalam ilmu ekonomi atau perbankan.

Pengertian Giro merupakan salah satu alat ekonomi yang banyak digunakan dalam transaksi keuangan.

Giro secara umum merupakan sebuah produk bank yang digunakan untuk menghimpun dana dari pihak ketiga.

Banyak keuntungan dalam penggunaan giro ini, salah satunya adalah pencairan giro dapat dilakukan sewaktu-waktu dan dapat ditarik sampai batas terendah yang ditentukan oleh pihak bank. Giro dalam penggunaannya lebih kurang merupakan antonim dari cek.

Bentuk giro sendiri merupakan surat perintah. Isi dari surat giro tersebut adalah perintah untuk memindahkan atau memindahbukukan sejumlah uang dari rekening satu ke rekening lainnya sesuai dengan nama yang ditujukan pada surat tersebut.

Perbedaannya dengan cek, jika cek diberikan kepada pihak penerima sedangkan giro diberikan oleh pihak pembayar ke bank tertentu. Bank kemudian menindaklanjuti giro tersebut untuk diteruskan ke pihak penerima yang tercantum dalam giro.

Manfaat dari penggunaan giro ini adalah pemilik dapat melakukan pembayaran dalam transaksi dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Simpanan dalam bentuk giro dapat ditarik atau diambil kapan saja sesuai dengan kebutuhan pemilik.

Selain itu, pemilik rekening giro hanya membutuhkan cek atau bilyet giro, maka tidak perlu membawa uang tunai untuk transaksi. Administrasi dalam transaksi dengan giro ini pun cukup mudah dan baik karena nasabah mendapatkan rekening koran atau laporan tiap bulannya.

Contoh giro yang sering digunakan adalah bilyet giro atau cek. Bilyet giro merupakan surat perintah dari nasabah yang ditujukan kepada bank pemilik rekening giro tersebut.

Fungsinya adalah untuk memberi perintah pemindahbukuan sejumlah uang dari rekening pembayar kepada pihak penerima.

Baca Juga :

Bank dalam hal ini berfungsi sebagai pihak ketiga yang menjembatani transaksi uang dari pembayar dan juga penerima. Namun jika pemindahbukuan dilakukan ke rekening di bank lain, harus melalui proses kliring ke bank lain.