TEDUH

ku rindu keluarga

ku rindu decak tawa

ku rindu keluh kesah

ku rindu irama nya

ku rindu malam nya

ku rindu lingkaran nya

ku rindu kita saling ber tukar pandang membahas masalah yang di hadapkan, entah bersumber dari harimau hitam yang selalu mencabik jiwa kapan pun itu

kadang, tak sanggup ku melepas selimut yang sudah kalian cuci selagi masih wangi, menghangatkan layaknya cerobong api mengalirkan asap nya ke luar atap

pemikiran negatif terhadap kalian? sudahlah lupakan. tak pernah satu huruf pun mengambang dalam pemikiran ku

terimakasih, kalian masih bisa menyatukan imajinasi lewat harapan bersama ku

“The True Friends” not just the word like you hear from someone, think once again “The True Friend”, that’s clear !

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.