Kebanyakan informasi gk penting di email?
Abad 21, abad yang menjadi lahirnya robot cerdas Dora*mon (dulu waktu masa-masa awal tayang, kalau sekarang, lahirnya Dora*mon jadi abad 22 wkwk). Abad ini adalah abad yang datang dengan berbagai macam kemudahan bagi manusia di banyak hal. Banyak hal dibuat praktis, cepat, dan efisien, khususnya penyebaran infomasi. Kini informasi bisa didapat dengan sangat mudah. Banyak sekaali media yang bisa dipilih untuk bertukar informasi dari satu orang ke orang lain, misalnya facebook, line, whatsapp, twitter, instagram, dan email. Informasinya pun bisa dibungkus dalam beragam bentuk, ada yang dalam bentuk pesan pendek, dokumen, foto, video, file terkompresi, dll.
Banyaknya media penyebaran informasi memang membuat manusia semakin fleksibel dalam berkomunikasi. Akan tetapi, dalam mengirim informasi yang formal, manusia masih menjadikan email sebagai pilihan utama dengan alasannya masing-masing. Ada yang beranggapan supaya lebih privat, lebih teratur, atau juga karena alasan formalitas yang dimiliki email. Sayangnya email juga menjadi jalan masuknya informasi-informasi yang sebenarnya tidak ingin kita ketahui. Infromasi tersebut biasanya masuk ke email karena kita memang -secara sengaja ataupun tidak- berlangganan pada situs pengirim spam tersebut. Meskipun demikian, tentu kebanyakan dari kita merasa kurang nyaman dengan adanya informasi yang sebenarnya belum tentu kita butuhkan, apalagi informasi yang jelas-jelas tidak penting untuk kita. Lalu bagaimana cara berhenti berlangganan email ‘kurang penting’ tersebut.
Saya, sebagai salah satu pengguna email yang sudah lelah mendapatkan berbagai macam informasi kurang penting, mencoba mencari-cari tools apa yang bisa dipakai untuk berhenti berlangganan pada sumber informasi tersebut. Kemudian, hanya dengan googling beberapa detik, saya mendapatkan sebuah website dengan alamat unroll.me. Di website ini kita bisa melihat situs-situs yang sudah menjadi langganan kita. Kemudian untuk masing-masing situs yang ada di daftar tersebut, kita bisa memilih add to rollup, unsubscribe, atau keep in inbox. Jika kita memilih add to rollup, email tidak akan lagi masuk ke inbox, hanya saja akan masuk ke daftar roolup email yang bisa dilihat di website unroll.me yang bisa kita akses kapan saja, bahkan kita bisa memilih kapan email-email tersebut akan masuk ke rollup. Selain itu, kita bisa mengelompokkan email di daftar rollup berdasarkan kategori-kategori yang bisa kita buat. Pilihan unsubscribe tentu saja akan membuat kita benar-benar tidak mendapatkan email apapun dari situs yang kita pilih. Pilihan keep in inbox akan membiarkan email masuk ke inbox. Apapun bisa kita pilih, tergantung pada kebutuhan.
Semoga hasilnya memuaskan. Selamat mencoba