Aidahkamaliah
Nov 1 · 1 min read

Dapatkah Kerjasama Kebijakan Moneter Internasional Menjadi Kontraproduktif

Suatu rezim dimana pemerintah

melakukan kebijakan moneter secara

independen yang mampu menghasilkan tingkat

inflasi yang konsisten waktunya lebih

rendah daripada rezim yang mana bank

sentral mampu untuk bekerja sama. Tapi

kerjasama antar pemerintah dapat

memperburuk masalah kredibilitas bank

sentral yang berhadapan dengan sektor

swasta. Sementara ini, kondisi dimana

kerjasama yang mengarah ke tingkat

inflasi yang lebih tinggi secara sistematis

cukup bisa diterima oleh akal. Dalam

kedua peristiwa tersebut, respon kooperatif

terhadap gangguan yang tidak terduga

setidaknya sama baiknya dengan respons

non-kooperatif, dalam arti menstabilkan

lapangan kerja dan inflasi di sekitar nilai

rata-rata yang ditentukan oleh pasar

mereka.

Sementara hasil utama yang telah

dieskpresikan dalam model rasional

kontrak ekspektasi penyebuhan upah, itu

jals akan muncul dalam model alternatif

non-netralis dan berbagai sumber masalah

konsistensi waktu. Kerjasama dapat

menjadi kontraproduktif jika, misal dalam

model substitusdi mata uang yang fleksibel

dimana setiap bank sentral berusaha

memaksimalkan seignorage.

Kebijakan moneter yang tidak

diantisipasi dapat memiliki efek yang

nyata, karena kontrak upah nominal

dinegosiasikan pada satu periode

sebelumnya. Permintaan untuk

keseimbangan uang riil di setiap negara

adalah fungsi penurunan tingkat bunga

nominal dan fungsi peningkatan

pendapatan riil.


    Aidahkamaliah

    Written by