Aida Nur Hidayah
Sep 9, 2018 · 1 min read

Seringkali aku merasa, apakah aku keterlaluan dengan kamu. Khawatir dan merindu sebegininya. Apakah aku harus berhenti melakukan hal yang memang alamiah kurasakan. Kenapa kamu tidak sebegitunya terhadapku.

Mengapa aku terlalu rumit sedang kamu terlalu sederhana. Menjadi bentrokan yang seringkali melelahkan hati. Apakah aku terlalu menuntut kamu untuk mengatakan segalanya dengan jujur dan baik. Penerimaanmu kadang juga perlakuan tidak menyenangkan untuk perasaanku. Begitupun aku untukmu.

Satu waktu kamu membuatku bahagia, sedetik kemudian…. Sebaliknya. Apakah aku keterlaluan menganggap ini semua. Perasaanku dan perhatianku akan selamanya linear.. jika harus kuubah bentuk perhatianku, aku harus mengurangi perasaanku. Sungguh lebih baik aku bungkam.

Semoga masing-masing bisa memahami dan berusaha. Sebab suatu hari, mudah-mudahan kita tidak bersama hanya untuk 5–10 tahun saja.

    Aida Nur Hidayah

    Written by

    Ingin Jadi Penulis.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade