Pertolongan Pertama pada Pasien Diare
Diare sering kali membuat anda merasa lemas, letih, lesu bahkan mual dan muntah. Hal ini sudah jadi hal yang biasa di alami, karena asupan makanan dan minuman secara langsung kembali keluar tanpa mengalami proses pencernaan terlebih dahulu. Akan tetapi segala yang anda rasakan pasti ada solusi untuk tidak lagi merasakan hal seperti itu terjadi kembali. Salah satunya dengan selalu tersedia obat diare baik yang alami ataupun medis.
Apabila anda terlambt melakukan pencegahan terlebih dahulu untuk masalah diare ini, maka yang harus lakukan yaitu perawatan yang baik bagi pasien penderita diare, apalagi jika rumah anda jauh dari jangkauan dokter atau puskesmas setempat. Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah dengan minum air yang cukup dengan tambahan garam sedikit, adapun waktu pemberiannya yaitu setiap selesai anda BAB, tujuannya mengganti cairan yang hilang dalam tubuh anda.
Perlakuan demikian sudah jadi kebiasaan masyarakat umum dalam melakukan pertolongan pertama pada penyakit diare. Bahkan sekarang telah hadir obat diare tradisional yaitu Oralite dan tablet Zinc yang kandungannya tidak jauh beda dengan adanya campuran garam, obat ini sudah jadi penyelamat pada pasien diare kurang lebih sebanyak 50 juta anak dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.
Bagaimana jika Oralit atau tablet Zinc tidak tersedia dirumah ? maka lakukan hal alternatif lainnya dengan meracik sendiri kandungan yang ada pada obat tersebut :
1. Siapkan air matang hangat 200 ml
2. 2 sendok the, gula pasir
3. ½ sendok the, garam yang halus
Campurkan semua bahan pada satu gelas, minumkan pada penderita diare, adapun ketentuannya untuk minum oralit taupun oralin racikan sendiri yaitu Dewasa 12 Gelas setelah 3 jam diketahui diare dan 5 gelas setelah BAB, 5–12 tahun 6 gelas setelah 3 jam diketahui diare dan 1 ½ gelas setelah BAB, 1–4 tahun 3 gelas setelah 3 jam diketahui diare dan 1 gelas setelah BAB, dan kurang dari 1 tahun 1 ½ gelas setelah 3 jam diketahui diare dan ½ gelas setelah BAB.