Aku Ingin

Aku ingin
Kau tetap seperti ini
Menciptakan jarak di antara kita
Yang kemudian kita isi dengan kepingan rindu

Aku ingin
Kau tak lagi berbatas
Menganggap kehidupan ini terbatas
Terlebih menggariskan batas di antara kita

Aku ingin
Kau tetap teguh
Senantiasa berujar ‘Ini sulit, tapi bisa’
Bukan lagi ‘Ini bisa, tapi sulit’

Aku ingin
Kau menyadari
Bahwa akulah perisaimu
Yang meskipun tak tau caranya bertempur
Namun rela menggoreskan darah
Jika seseorang melukaimu

Aku ingin
Kau bersabar
Menanti waktu itu
Waktu di mana aku akan bertindak sebagai ksatria malammu
Siap untuk mendampingimu tersandar di bahuku

Aku ingin
Kau menanti
Kehadiranku dengan segenap kasih
Dengan berjuta angan menari di kelopak mata

Aku ingin
Kau tetap terjaga
Bersiap menuju jalan kemenangan
Mengenakan gaun tercantikmu
Dengan tangan melingkar di lenganku

Aku ingin
Yang terucap dari bibirmu bukan lagi 'I love you, but…’
Melainkan,
’…but, I love you’

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Alief Bagus Wicaksono’s story.