Chandra Ekajaya — Mengenal Sudut Pandang Berkepribadian Introvert

Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya — Jakarta, Apa yang dipikirkan orang saat melihat seorang gadis berjalan sendiri ke mana pun? Banyak orang mungkin akan menilai dia kesepian, tidak punya teman atau bahkan menyedihkan. Tapi beda hal jika kamu memandang hal ini dari sudut pandang seseorang berkepribadian introvert. 
 
 Bepergian sendirian justru bisa jadi waktu paling menyenangkan baginya. Oleh Chandra Ekajaya Perbedaan seperti inilah yang seringkali tidak dimengerti orang-orang dengan kepribadian terbuka (ekstrovert). Seperti juga beberapa hal berikut ini, hanya para introvert saja yang bisa mengerti.

1. Kita senang hang out berjam-jam bersama sahabat-sahabat terbaik, tapi masih melihat jam menunggu kapan bisa pulang dan nonton acara TV favorit.

2. Terkadang teman yang membatalkan janji hang out justru jadi kabar yang menyenangkan

3. Terkadang obrolan ringan “bagaimana pekerjaanmu hari ini” bisa jadi lebih melelahkan saat sampai rumah, karena kita biasanya sudah lelah untuk bicara.

4. Terkadang orang salah paham dengan “wajah normal” kita dan mereka pikir kita tak menunjukkan perhatian terhadap orang yang bicara.

5. Terkadang kedatangan tamu di rumah bisa lebih melelahkan dibanding olahraga satu jam.

6. Traveling sendirian itu menyenangkan.

7. Tidak keluar rumah sama sekali saat weekend adalah hal normal bagi kita.

8. Tempat tidak nyaman adalah tempat ramai di mana banyak orang berbicara banyak hal sambil minum, merokok dan sering memperhatikan orang yang lewat di hadapan mereka.

9. Surga adalah saat kamu bisa sampai rumah dengan selamat dan berdiam diri di kamar.

10. Kita bisa bertingkah lucu, melontarkan joke, tertawa dan berbicara banyak hal sesekali, namun tetap kita tak ingin hal itu berlangsung lama.

Menurut Chandra Ekajaya Jika kamu bukan introvert, kamu mungkin akan salah paham menghadapi si introvert. Terkadang apa dianggap orang lain menyenangkan bisa jadi sebaliknya untuk mereka yang introvert.

silahkan lihat video