misalkan aku dan kau adalah sesuatu

Misal aku embun yang tak sempat menyinggahimu. Dan kau adalah bunga yang tertunduk menampi sedih.

Maka biarkan saja, kepodang menyimpulkannya dalam nyanyi paling sumbang.

Misal aku hujan yang tak sempat mengunjungimu. Dan kau, kota yang diselimuti panas dan debu-debu.

Maka biarkan saja, angin barat memahaminya dalam tiup paling gersang.

Misal aku purnama yang tak sempat menemuimu. Dan kau malam yang lebih pekat dari dosa.

Maka biarkan saja, matahari memahaminya dalam terang yang lebih pagi dari pagi.

Misal aku adalah aku yang tak sempat berujar padamu. Dan kau adalah kau yang kurahasiakan dari ucap.

Maka biarkan saja, pepuisi memaknainya dalam larik-larik yang lebih leluasa berkata-kata.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.