Pada sebuah alinea

Kubaca paragraf pada sebuah puisi yang mencatatkanmu sepenuh sunyi.

Seperti daun jendela yang tabah pada tempias hujan atau taman mati di sudut kota yang sepi.

Kudengar seseorang pernah berkata; di antara hari yang cemas dan rindu yang hilang suara, kata-kata akan sampai di ruang doa.

Tapi kata-kata diam. Sedang malam merangkum segala yang tak terangkum di dalam alinea itu; aku dan Tuhan yang mencintaimu.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.