Belajar Mengetahui Tempat dan Peralatan Hidroponik

Jenis-jenis media tanam hidroponik dapat kita pakai untuk berkebun. Media tanam itu memiliki kegunaan untuk membantu penyerapan terhadap nutrisi oleh tanaman, dengan maksud untuk menguatkan akar dari tanaman tersebut.

Tempat hidroponik adalah material atau bahan non tanah yang dipakai untuk lokasi tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. Tempat tanam berfungsi sebagai penopang supanya tanaman dapat berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Salah satu perbandingan yang mencolok antara menanam konvensional dengan metode hidroponik berada pada media tanam yang digunakan.

Secara konvensional, media tanam yang wajib adalah tanah, sedangkan pada metode hidroponik menggunakan media bukan tanah. Beberapa jenis tempat tanam yang biasa dipakai pada sistem hidroponik antara lain; Sekam Bakar atau Arang Sekam, Expanded Clay, Spons, Cocopeat, Rockwool, Perlite, Pumice, Vermiculite, atau Akar Pakis.

Alat hidroponik sangat dibutuhkan untuk menanam tanaman hidroponik terlebih lagi untuk kalangan kaya. Harga peralatan hidroponik juga murah. Seperti yang kita saksikan bahwa menanam dengan cara hidroponik yaitu pembudidayaan tanaman dengan memaksimalkan air yang banyak nutrisi tanpa menggunakan tanah.

Dengan menggunakan metode nutrisi hidroponik, kebutuhan air pada tanaman akan lebih sedikit dari pada keperluan air pada budidaya air dengan menggunakan tanah. Sehingga teknik hidroponik sangat tepat diaplikasikan di area yang sumber tanah yang terbatas.

Alat yang digunakan untuk menanam hidroponik adalah benih, rockwool, netpot, kain panel, bak, steorofom. Ketujuh peralatan ini harus dipenuhi agar tanaman hidroponik yang anda terapkan berjalan dengan baik.

A single golf clap? Or a long standing ovation?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.