Pendulum

A'lam Hasnan Habib
Nov 4 · 1 min read

Dia berayun.

Bermula pada titik jatuh, terdorong beban ia bergoyang.

Jauh, lalu kembali.

Menunggu sisa tenaga untuk berhenti.

Pada setiap ayunan, dia mencerna waktu dan friksi.

Baginya setiap ayunan itu bermakna, waktu dan friksi menjadi pembelajaran.

Ketika dia berhenti nanti, diam jadilah tanpa sia-sia.

Setidaknya, baginya punya makna.

Bandung, 4 November 2019

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade