amzar syarief
Sep 6, 2018 · 4 min read

Zona nyaman adalah pembunuh kebangkitan ide/gagasan, Jadi saya memulai jalan baru.


Assalamualaikum Wr. WB

Saya adalah seorang mahasiswa di Akademi Binar batch 1 Kupang dan saya mengambil Quality Assurance (QA).

Entah mengapa saya mengambil kelas QA di Akademi Binar batch 1 Kupang, tapi sudah lah panjang ceritanya.

Pada Academy Binar ini saya belajar banyak hal dan menemukan sesuatu yang tidak pernah saya alami selama hidup saya maupun ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan dari tingkat SMA sampai kuliah, maklum karena basic pendidikan saya adalah seorang Guru Pendidikan Agama Islam dan tidak pernah belajar masalah “Product Manager(PM), Web Developer dan QA (Quality Assurance)”. Ini merupakan hal asing sekaligus sangat aneh bagi saya baru mendengar pada saat kegiatan The NextDev.

Btw cerita saya di mulai dari sini.

Pada tanggal 28 Juli 2018 kira-kira pukul 21.03 WITA saya mendapatkan informasi tentang the NextDev (On The Mision), pertama saya tidak terlalu merespon karena hal tersebut tidak terlalu penting bagi saya. Tetapi karena di paksa oleh sahabat maka saya mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Singkat cerita kami diminta untuk menulis ide startup yang ingin di bangun saya menulis sebuah ide yang cukup inspiratif atas keprihatinan tentang masalah human trafficking di NTT Alhamdulillah saya terpilih untuk mengikuti kegiatan pada tanggal 31 Juli 2018. Walaupun ide saya ini tidak terpilih dalam pembuatan project kami selama mengikuti program Binar Academy batch 1 Kupang.

Pada hari kami mengikuti workshop saya cukup antusias mengikuti nya karena mendengar langsung pengalaman yang diceritakan mbak Alamanda Shantika. Satu hal yang saya ingat 'jangan pernah takut berbuat salah karena di Binar Academy kita sama-sama belajar dari kesalahan’ pesan itulah yang membuat saya makin antusias untuk mengikuti program ini.

Pada saat mengikuti tes saya harap-harap cemas karena teman yang duduk di samping kiri dan kanan saya tidak lulus, dan Alhamdulillah saya lulus dan terpilih menjadi bagian dari 30 peserta dari sekian banyak peserta yang mengikuti seleksi.

Pada tanggal 02 Agustus 2018 dari sinilah awal kami membangun sebuah kebersamaan dan menumbuhkan rasa kekeluargaan dan persahabatan dari kami yang berbeda latar belakang berkumpul bersama untuk mengikuti kelas Binar Academy batch 1 Kupang.

Saya berada di kelas QA pertama kali mendengar kata QA memang sangat asing bagi saya, ketika mentor menanyakan kenapa memilih QA saya spontan menjawab karena saya suka penjelasan dari mentor pada saat workshop tanpa mengetahuinya lebih. Selama mengikuti kelas QA saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman belajar mulai dari apa itu QA, repost BUG, tes scenario dan tes case, load testing, automation selenium dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Materi-materi yang tidak pernah saya ketahui menghiasi setiap pertemuan kami dari hari ke hari dan Semuanya itu merupakan hal baru yang tidak pernah saya dapatkan karena saya adalah seorang pemula.

Selama sebulan kami dilatih bagaimana cara untuk mengatur waktu, kerja sama dalam tim dalam menyelesaikan suatu project tepat waktu, saling bertukar pendapat, ide dan gagasan untuk menyelesaikan suatu project secara bersama, menahan ego diri sendiri dan harus berlaku adil tanpa harus mengorbankan satu sama lain, itulah kenapa saya menulis judul artikel ini cukup sadis karena saya merasa nyaman dengan posisi saya saat ini sebagai guru, tanpa memikirkan hal lain di luar itu. begitu banyak hal-hal baru yang saya temukan selama mengikuti kelas Binar Academy membuat saya sadar bahwa bertahan dalam satu zona yang kita anggap nyaman itu adalah suatu kematian sebagian dari jiwa kita. maka saya memulai sebuah petualangan yang baru di samping tetap menjadi seorang guru yang inspiratif. Saya yakin dengan potensi yang saya miliki untuk melakukan suatu terobosan perubahan di daerah saya. “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain” (HR. Bukhari) itulah prinsip saya.

Kebersamaan yang di bangun, selama kegiatan ini begitu banyak kenangan yang tidak bisa terlupakan kekeluargaan, persahabatan, candaan dan tawa menghiasi setiap pertemuan dari hari ke hari. tidak ada jarak antar kami di antara mentor dan siswanya momentum seperti inilah yang tidak pernah saya lupakan.

Terima kasih banyak untuk Binar Academy dan Telkomsel yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. kepada mentor QA, Abang (Kevan Dharma) terima kasih atas bimbingan dan ilmunya yang telah diajarkan kepada saya, kesabarannya meladeni tiap pertanyaan dari saya dan berusaha membuat saya paham dan semua teman-teman QA atas kebersamaannya selama sebulan. 
Terima kasih juga kepada mentor Kak Randy Pradipta, kak Puji Utami, Mas Budi sebagai EO (Event Organizer), teman-teman Tim C dan teman-teman Binarian batch 1 Kupang atas kebersamaannya selama ini, Mbak Alamanda Shantika dan Mas Lutvi Rosyady terima kasih telah menyelenggarakan program Binar Academy di Kupang dan semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu..

“setiap perjumpaan pasti ada perpisahan walaupun perpisahan itu terasa berat” terima kasih banyak atas kebersamaannya selama ini, sampai jumpa lagi di lain waktu dan lain kesempatan, dalam Binar Academy kita semua bersaudara,

“SPIRIT WITH LEARNING AND COLLABORATION”

“KEGAGALAN HANYA TERJADI BILA KITA MENYERAH”

BJ Habibie

amzar syarief

Written by

QA Engineer Junior