Catatan Sepertiga Malam #4

Senin, 3 September 2018

Erviana A F
Sep 2, 2018 · 1 min read

Halaman Terakhir

Berbinar jelas mataku saat
melihat cover buku itu
Mataku bekerja, beramanat
untuk menerka sebegitu

Dengan spontan jemariku
langsung merogoh saku
Seolah terhipnotis oleh
sebuah cover yang remeh

Ku baca tiap-tiap kata
yang tentunya mengandung makna
Penuh kehati-hatian
dan selalu melibatkan perasaan

Kadang terasa bosan, terlalu
fokus dan acuh pada sekitar
Tapi menyenangkan, merasa
paling paham dan tak lagi abu-abu

904 halaman ku habiskan
rasanya masih tetap kurang
Beruntungnya Aku sempat menyadari
masih tersisa halaman kosong terakhir

Memang sudah menjadi sifat
manusia yang tidak pernah puas
seperti sudah menjadi sebuah bakat
mengarang sebuah akhir demi berbekas

Terima kasih untuk beratus-ratus halaman,
beratus puluh ribu kata
yang tak mungkin bisa
Aku (dan kamu) ingat sampai tua
hingga tulisan ini akan menjadi
penanda dan batas terakhir
yang tak akan lagi
membuatmu salah tafsir,

sekali lagi,
terima kasih.


Erviana Ayu F. | 03.35
Close the book,
don’t try to turn the page back.

    sedang berusaha tidak menjadi golongan Wahn.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade