Sejak Awal

Apa kau tak berpindah karena hujan menghalangi?
Dan menduduki tempat ini tuk sekedar berteduh?
Menunggu hingga hujan mereda
Yang tak dapat pula kau terka kapan

Jika hujan itu menderas dan tak kunjung henti
Sepertinya kau akan tetap berteduh disini
Tapi apa kau yakin terus berteduh disini adalah yang terbaik?
Jika ternyata kau tidak menyukai kering

Jika hujan itu mereda dan berhenti
Mungkin kau akan pergi entah kemana lagi
Tapi satu hal yang perlu kau ketahui
Tempat ini bukan sekedar tempat berteduh

Tak ada yang tahu caramu melihat hujan itu
Begitupula dengan caramu melihat tempat ini
Semua tertutup kabut yang perlahan kian menebal
Seiring meredanya hujan dan makin keringnya tempat ini

Atau kita terjebak dalam delusi masing-masing?
Jangan-jangan hujan yang kulihat tak sederas hujan yang kau lihat?
Dan tempat ini di matamu tak sekering tempat ini di mataku?
Lalu kenapa kita bertingkah seolah-olah semua itu bisa dinikmati bersama?

Kuharap hujan ini tak turun sejak awal
Kuharap tempat ini tak teduh dan kering sejak awal
Kuharap ku tak mengharapkan kehadiranmu sejak awal
Karena ternyata kau memang tak pernah disini sejak awal

Like what you read? Give Elba Andera a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.