Rinai di Bumi Kanto

Sudah dua hari ini hujan mengguyur kawasan Kanto. Dimulai pagi hari hingga tengah malam hujan lebat dan diakhiri pagi harinya rintik-rintik. Biasanya awal pergantian musim suasana akan diwarnai dengan taifun dan hujan yang lebat. Beberapa jadwal kereta pun mengalami keterlambatan biasanya disebabkan karena ada perbaikan dan lain hal.


Suasana dan hawa selepas hujan sangat nyaman untuk dinikmati terutama selepas hujan reda. Apalagi jika ditemani dengan secangkir kopi hangat. Aah.. nikmat sekali rasanya. Jalan-jalan menjadi becek, licin dan beberapa wilayah ada genangan air (jangan bilang negara maju nggak ada genangan). Sepatu saya yang didesain anti hujan beberapa kali selip dan beberapa kali juga saya hampir jatuh. Tidak apa-apa alhamdulillah baru hampir jatuh dan belum jatuh.

Apa yang menarik di awal musim semi ini ?. Banyak banget sebenarnya. Kalau saya jelas bagian bunga sakuranya. Banyak bunga sakura bermekaran. Kerennya itu semuanya ada jadwal prakiraan mekarnya. Selain itu ada tren yang menarik saat sakura yakni makanan dan minuman dengan taste serba sakura

photo credit: japantoday.com

Jangan tanya rasanya saya juga belum coba hahaha. Kemudian adalagi manisan dan kue-kue yang menarik dan didesain dengan cantik.

photo credit: livejapan.com

Okay itu yang lagi tren sekarang. Sekalipun bulan sudah masuk ke musim semi tetap saja hawanya masih terasa dingin. Dua hari yang lalu sempat saya ke-”pede”-an dengan hanya mengenakan satu sweater berangkat ke kampus. Pada saat berangkat belum terasa. Baru ketika balik dari kampus selepas maghrib menjelang tangan sampai terasa mati rasa.

Berbicara hujan terkadang disertai angin yang kencang. Kalau sudah seperti ini perlu berhati-hati karena angin yang sangat kencang dapat merusakkan payung (kalau menggunakan) seketika saat itu juga.

Photo credit: japantimes.co.jp

Ada juga payung yang tahan dari terpaan angin tapi mahal mending buat beli makan hehehe.

*dalam perjalanan balik

#travrelogue part 12, 9 Maret 2018

Andrey Ferriyan

Like what you read? Give Andrey Ferriyan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.