Geram!

M. Andryandana
Nov 1 · 1 min read

Sukar rasanya
Ketika anasir ciptaan Yang Kuasa
Nan hina dan tak luput oleh nista

Saling tak acuh
Menikam keramaian
Membunuh ketenangan
Mencabik kehangatan

Mereka gemar sekali
Mendustakan ilahi
Memuaskan birahi
Hingga luruh akal dan budi

Mungkin mereka lalai akan hakikatnya
Wajah menudung samar
Gerak melagak sandiwara

Ingin ku menyingkap topeng mereka
Rupa terbalut bangkai yang tercela
Hey, cobalah sekali-kali lepas
Lalu lemparkan
Lihat, tak ada yang ingin mendekat
Pun burung nasar enggan melirik
“Hahaha, santapanku bahkan tak lebih busuk dari ini!”

Tak heran
Jika Adam enyah dari nirwana.

M. Andryandana

Written by

berkeluh kesah

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade