Sejarah Singkat Dari Cincin Pernikahan Yang Harus Anda Tahu

Pernah atau tidak sih anda di kala akan datang menghadiri sebuah pesta pernikahan, lalu terbersit beberapa pertanyaan di pikiran anda, mengapa cincin kawin senantiasa di pasang pada jari manis dan bukan nya jari tengah maupun jempol? Dan mengapa juga wujud sari cincin itu sendiri senantiasa berbrntuk bulat?


Entah tidak tahu mengapa beberapa pertanyaan tersebut tiba-tiba muncul di dalam hati anda di kala anda sedang menghadiri acara pernikahan seseorang. Rupa-rupa nya setelah kami mengumpulkan bebrapa informasi dan juga dari bermacam-macam sumber dapat lah kami sesuatu fakta perihal cincin pernikahan yang mungkin masih jarang sekali di perbincang kan oleh para orang-orang di luar sana.

Ada banyak sekali mitos, fakta, filosofi mengenai cincin kawin yang bisa di ungkap, akan tetapi kali ini kami akan membahas beberapa saja yang mungkin belum anda semua tahu tentang hal ini. Oke tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah informasi yang kita himpun beberapa waktu lalu :

1. Sejarah Cincin Pernikahan

Cincin sendiri baru di pakai sebagai suatu simbol dari sebuah pernikahan secara legal di kala era pemerintahan kekaisaran Romawi pada zaman dahulu. Cincin kawin pertama pada masa itu adalah cincin yang mempunyai kandungan logam besi yang sangat tinggi karena logam-logam yang memiliki warna cantik belum di temu kan. Logam-logam mulia seperti emas mulai di aplikasi kan sebagai bahan baku pembuatan cincin di kala para orang-orang pada masa itu menyadari bahwa logam emas jauh lebih menawan jika di padukan dengan batuan permata. Pada masa itu batu ruby adalah batu yang di jadi kan sebuah simbol penghias dari cincin kawin yang pertama. Batu ini memiliki warna merah yang cantik sehingga di anggap bahwa batu ruby ini mewakili warna hati.

Selain batu ruby yang di anggap mewakili hati, batu safir sendiri juga jadi simbol penghias dari cincin pernikahan yang cukup populer pada zaman nya sebab batu tersebut di anggap mewakili surga, akan tetapi penghias dari semua batuan mulia yang ada, batu berlian adalah penghias cincin kawin yang paling populer. Karena batu berlian yang hampir tak bisa di hancur kan di anggap menambah makna dari cincin kawin yang mempunyai wujud lingkaran dan bermakna tentang sebuah keabadian.

Pada zaman dahulu, para firaun atau raja-raja yang berkuasa di wilayah Mesir menciptakan sebuah lingkaran sebagai simbol dari pernikahan. Wujud dari lingkaran yang tak mempunyai ujung di tujukan ntuk melambangkan sebuah pernikahan supaya tetap abadi dan tak berujung.

2. Kenapa Harus Jari Manis?

Menurut orang-orang di Tiongkok, tiap-tiap jari di tangan kita ini mempunyai filosofi nya sendiri-sendiri. Seperti misal nya ibu jari (jempol) yang merepresentasikan sosok seorang bapak dan ibu atau orang tua, jari telunjuk yang di umpama kan sebagai saudara, dan juga jari kelingking yang di anggap sebagai anak-anak atau keturunan. Sementara jari manis sendiri di yakini melambangkan seorang pasangan yang tak bisa di pisah kan dari diri kita dan juga anak-anak, sehingga di jari manis ini cincin pernikahan ini di semat kan.

Di dalam kesibukan anda sehari-hari, pasti nya anda lebih sering mengguna kan tangan kanan dari pada tangan kiri (jika anda bukan orang yang kidal), karena jarang memakai tangan kiri maka cincin kawin umum di pakai di tangan kiri walaupun ada juga beberapa negara dan budaya yang menganjurkan memakai cincin tersebut pada tangan kanan. Tangan kanan atau kiri? berikut ini akan kami beri sedikit penjelasan supaya lebih paham tentang pernikahan.

Mayoritas orang-orang memakai tangan nya yang sebelah kanan untuk melakukan banyak hal kecuali orang tersebut kidal. Orang-orang itu tadi percaya bahwa tangan kanan memiliki kekuatan yang lebih besar di banding dengan tangan kiri jadi banyak kegiatan berat yang di lakukan menggunakan tangan kanan sehingga lebih memilih untuk mengenakan cincin pernikahan nya di tangan kiri untuk menghindari resiko kerusakan pada cincin di karenakan benturan atau gesekan karena hal-hal berat yang di lakukan oleh tangan kanan. Akan tetapi ada juga yang memakai nya di tangan kanan karena tangan kanan adalah tangan yang kuat dan tangguh sehingga mereka berharap supaya hubungan yang akan mereka jalin akan kuat dan tangguh seperti layak nya tangan kanan. Nah … seperti itu kurang lebih nya, terserah anda mau pakai di tangan kanan atau tangan kiri.

Itu tadi adalah bebrapa informasi yang bisa kami sampaikan kepada anda tentang sejarah dan juga hal-hal lain yang berhubungan dengan cincin pernikahan, semoga bisa menambah pengetahuan anda tentang perhiasan dan juga pernikahan dan juga bisa bermanfaat untuk anda dan orang-orang di sekitar anda. Sekian dari kami, sampai jumpa di artikel selanjut nya. Terima Kasih

Judul : Ini Sejarah Singkat Dari Cincin Pernikahan Yang Harus Anda Tahu