JADI PRAMUGARI NYOGOK. APA BISA?
Ok. Ini akan jadi pembahasan yang sangat KEREN banget, Sekeren RED Angels. Heeehee.
Di Negara kita tercinta Indonesia Raya ini dan juga hampir di seluruh negara lain sangatlah membudaya apa yang di namakan Sogok- menyogok.
Dan dalam hal ini di kategorikan menjadi dua yaitu
1. SUAP/ SOGOK
2. GRATIFIKASI
Ayuk kita bahas satu persatu supaya kita paham dalam memahami dan menyikapi supaya tidak salah berpendapat.
1. SUAP/SOGOK
Adalah pembayaran atau menawarkan jasa dengan maksud untuk mempengaruhi atau mendapatkan sesuatu dari sebuah perusahaan atau seseorang.
1. GRATIFIKASI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI,1998) Gratifikasi diartikan pemberian hadiah kepada orang lain.
Menurut UU No.31 Tahun 1999 Gratifikasi adalah Pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, discount, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan hiburan/ fasilitas lainnya.
Nah dalam dunia Pramugari sendiri bagaimana?
Ini adalah menurut Pendapat saya sendiri, apabila ada yang tidak sepaham ya silahkan berpendapat sendiri saja ya. Tidak perlu di Perdebatkan.
1. Suap atau Menyogok.
Adalah pembayaran atau menawarkan jasa dengan maksud untuk MEMPENGARUHI atau mendapatkan sesuatu yang di inginkan.
Dari arti kata Mempengaruhi, kok rasa rasanya sulit untuk di pengaruhi apabila memang calon Pramugarinya tidak sesuai standart. Contoh Min tinggi 160 Cm, ternyata candidate yang ingin menyogok ini tingginya 155 cm, Atau bermasalah dengan wajah yang full of jerawat, nilai psikotestnya jauh di bawah nilai standart atau hasil medical check up nya gagal karena berpenyakit permanent. Apakah Ini semua bisa lolos dengan cara di sogok?
Totally 100% CAN NOT sir !!!
Jadi kesimpulannya dalam dunia Pramugari tidak ada sogok menyogok.
2. Gratifikasi
Adalah sebuah Pemberian kompensasi rasa terima kasih karena SUDAH DI BANTU.
Apa sih kategori SUDAH DI BANTU ini?
Contoh. Si Angel ini tingginya 157 cm. Secara Administratif, pasti sudah tidak di nyatakan lolos test tinggi badan karena Min tinggi 158 cm, tapi ternyata ada yang memberikan BANTUAN dengan mencoba meyakinkan dan merekomendasikan ke Team Interviewernya bahwa si Angel ini walau tingginya kurang tapi skill bhs Inggrisnya Bagus dan anaknya juga cantik. Nah, Karena Bantuan inilah akhirnya bisa membuat si Angel ini bisa lolos test Tinggi badan karena mnemiliki nilai plus lainnya yang sesuai kriteria Pramugari yaitu cantik dan aktif bhs Inggris.
Contoh. Si Wati Tingginya 165 Cm ternyata kelebihan berat badan 2 kg dari standart yg di tetapkan. Kalau tidak ada Bantuan, Pasti si Wati sudah gagal. Tapi karena ada yang merekomendasikan bahwa si Wati ini cantik dan lancar bhs inggris, maka si Wati bisa di Loloskan dengan catatan mungkin di beri waktu 1- 2 bln utk hard diet.
Contoh. Si Dewi Tinggi 165, cantik, BB ideal. Pokoknya sexy ala model deh. Tapi saat interview ternyata bahas Inggrisnya Lemah. Secara administratif, lagi lagi si Wati tidak akan lolos seleksi, Tapi karena ada yang merekomendasikan, Maka wati akan tetap di loloskan karena memiliki Point plus nya yaitu tinggi dan cantik.
Intinya adalah tidak ada yang sempurna. Untuk itulah ada beberapa Orang yang berusaha meminta bantuan melalui sahabat, saudara atau orang yang punya link relasi di Maskapai untuk bisa di rekomendasikan agar di bantu untuk LOLOS SELEKSI PRAMUGARI. Dan bantuan ini di berikan kepada candidate yang memang pantas untuk di bantu. Terlepas apakah nanti mereka memberikan Uang atau hadiah sebagai ucapan terima kasih karena sudah di bantu di rekomendasikan adalah URUSAN kedua belah Pihak.
Intinnya Tidak ada yang GRATIS di dunia ini !!!
Maaf Maaf kalo semua performancenya tidak sesuai standart pramugari yaa tidak akan mungkin bisa di bantu atau di rekomendasikan. Contoh Si A tingginya 155 Cm, BB nya Over weight banget. wajah Full Jerawat. Bhs inggris ga bisa sama sekali. Yaaa siapa yang mau bantu?
Intinya adalah apabila tidak sesuai dengan kriteria pramugari. Tidak akan ada yang mau merekomendasikan. Bahkan di sogok 100 juta pun ga ada yang mau.
Jadi, selama ini wacana mengenai sogok menyogok itu mungkin tidak ada. Yang ada adalah hubungan pertemanan untuk membantu candidate yang pantas untuk di bantu. Kalau andikan tidak perlu di bantu, akan lebih bagus kalo berjuang dengan cara sendiri. Selama kita mampu, kenapa Tidak. Hidup ini adalah Pilihan. Berhasil atau tidak di sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing masing !