[RECAP] KompasGramedia Sharing session — Hello Docker !

Angga Kesuma
Sep 7, 2018 · 4 min read

Senin, 27 Agustus 2018 — “Siapa disini yang sudah pernah dengar docker ?” saya mencoba memastikan seberapa banyak orang yang sudah menggunakan docker. Ternyata semua sudah pernah mendengar docker. Saya mencoba melanjutkan pertanyaan saya, “Siapa yang sudah pernah menggunakan docker ?”. Tetapi, ternyata tidak semuanya sudah menggunakan docker.

Tujuan sharing tersebut memang untuk memperkenalkan dan mengajak peserta sharing untuk menggunakan docker. di awal slide saya mencoba menggelitik dan menjelaskan kepada peserta mengapa kita menggunakan docker. Saya membagi alasan tersebut menjadi 3 aspek yaitu dari sisi developer, devops, dan bisnis.

Dari sisi developer, Docker membantu environment sistem/aplikasi terisolate dan konsisten. Saya mencoba menceritakan pengalaman saya di organisasi sebelumnya tentang 2 versi PHP yang berbeda dalam satu instance virtual machine(vm) docker sangat membantu saya untuk mengisolasi aplikasi yang saya buat sehingga tidak saling “bentrok” walaupun beda versi PHP. Contoh lainnya saya mencoba memancing peserta dengan pertanyaan,

“apakah kalian pernah ngerasain develop aplikasi waktu di jalanin di komputer kita jalan, eh waktu di push ke production atau kita kasih source code nya ke temen kita error ?”.

“Pernah !!” .

dengan docker kita bisa membuat environment aplikasi kita lebih konsisten, jadi kita tinggal kasih docker image-nya dan kita bagikan source code kita ke teman atau di deploy ke production. Hal ini sangat penting dan bermanfaat karena peserta sharing sebagian besar merupakan developer.

Dari sisi devops, Mas Gofur, salah satu peserta sharing menceritakan pengalamannya menggunakan docker untuk menginstal Nginx, dia sangat terbantu karena image Nginx sudah di sediakan dan bisa diinstall dan di konfigurasi dengan mudah. Salah satu kelebihan docker memang sangat karena sudah banyak image-image docker yang siap pakai dan di bagikan secara public. sehingga mempermudah para devops untuk management server.

Dari sisi bisnis, cost yang dibutuhkan untuk server menjadi lebih kecil, karena dalam satu instance VM bisa di gunakan oleh banyak docker container. Tentunya lebih hemat dalam memanajemen cost server.

Setelah saya menjelaskan alasan-alasan menggunakan docker. Layaknya seorang sales saya mengcoba meyakinkan peserta sharing untuk menggunakan docker.

“Sudah Yakin kan pakai docker ?”

ya, sangat mirip seorang sales yang mencoba menawarkan dagangannya ke pelanggan. haha

Sesi berikutnya saya mencoba menjelaskan perbedan VM dan container ibaratkan rumah dan apartemen. Jika rumah sendiri keamanan, listrik, air, dan lain-lain kita tanggung sendiri, sedangkan di apartemen fasilitas tersebut saling berbagi satu sama lainnya.

Alasan kenapa Container sekarang lebih populer dibandingkan VM adalah resource yang digunakan container lebih kecil dibandingkan dengan VM. Bahkan perbandingan penggunaan resource nya adalah 4–6 kali dibandingkan dengan VM.

Tidak lupa juga saya menceritakan tentang history docker dan container. containerization, pembuatan aplikasi kedalam container, bukan lah hal yang baru dan docker bukanlah yang pertama melakukannya, ada sejarah panjang yang bisa dilihat dari gambar berikut :

redhat, google dan IBM sudah memulai proses containerization aplikasi sebelum docker.

Sesi selanjutnya adalah instalasi dan pengenalan singkat terhadap Dockerfile, bagaimana membuild image, dan menjalankan image. Juga tidak lupa saya memperkenalkan docker-compose untuk lebih mempermudah dalam mengkonfigurasi docker. Saya tidak memasukkan proses instalasi karena memakan waktu dan tentunya banyak tutorial yang membahas instalasi docker di internet. kalian bisa klik disini

Sesi terakhir, saya membagikan glossarium mengenai docker, sehingga peserta sharing lebih mengerti dan paham istilah-istilah yang biasa digunakan. Tidak lupa saya juga membagikan tips dan trik seputar docker yang mungkin bermanfaat:

What’s next :

  • How to Connecting container to container (Networking)
  • How to Scaling your app
  • Service Discovery
  • Docker Orchestration with Kubernetes/DockerSwarm
  • CI/CD with Docker

> Full slide disini <

Angga Kesuma

Written by

learn, do, and share ~ Senior Software Engineer @KompasGramedia

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade