Puisi di bawah tekanan

Anisa Kesuma
Jul 30, 2017 · 1 min read

Waktu itu sore di bulan Juni. Jangan mendekatiku, aku sedang tidak ingin berhubungan baik dengan semua jenis manusia. Daripada kusumpal mulut-mulut mereka, aku mencoba untuk lebih bijaksana dengan menyumpal kedua lubang telingaku sendiri. Percayalah aku ingin menulis, apa saja. Tentang katak dalam tempurung. Tentang tong kosong yang berbunyi nyaring. Tentang air beriak yang tak dalam. Tentang tangan yg disembunyikan setelah melempar batu. Tentang apa saja. Alih-alih memulainya aku malah memutar lagu OASIS yang berjudul “Don’t look back in anger” sekencang-kencangnya.

    Anisa Kesuma

    Written by

    INFJ