Sebelum 21.

Malam itu aku meniup lilin-lilin di atas setumpuk donut. Ditemani muka yang kusut dan mata yang sembab. Fiuh. Api-api kecil itu pun padam. Aku resmi berusia 20 tahun.

Kini, Desember 2017. Tepat dua bulan sebelum aku meninggalkan usiaku yang ke-20. Kata orang saat beranjak ke usia 20, banyak perubahan yang terjadi. Banyak hati dan perasan yang berkecamuk.

Ternyata semua itu benar adanya. Setelah aku selesai meniup lilin-lilin malam itu, hidupku serasa sedang menaiki wahana. Tentu bukan sekedar bianglala atau kora-kora. Tapi halilintar yang dilanjut dengan tornado yang tak henti berputar.

Di usia 20, aku harus mengalami masa-masa sulit. Sakit. Ya. Perkara sakit. Awal tahun aku harus menjalani operasi karena rahangku yang terlalu sempit. Pertengahan tahun ini aku lagi-lagi di rawat di rumah sakit. Katanya, terkena gelaja tipes. Mungkin ini bagian jeritan dari badanku yang tak ku gunakan dengan baik-baik. Pola makan dan tidur yang kacau malah menjadi teman akrab.

Oh ya bagian pentingnya, aku ingin sampaikan terima kasih (lagi) kepada orang-orang tersayang yang telah hadir dan menemaniku di kamar dengan ranjang putih dan kantung infus itu. Waktu yang kalian sisihkan saat itu sangat bermakna untukku, bahkan hingga sekarang.

Di usia 20, jumlah pekerjaan dan tanggungan juga makin meluap. Kalau bisa diukur mungkin sebanyak… ah tapi tidak ada yang cocok untuk jadi ukuran.

Di usia 20, soal rasa juga makin berwarna. Banyak yang pergi tapi tak sedikit yang datang. Banyak luka tapi juga suka. Berkali-kali mencoba lari. Tapi ada yang selalu menghantui. Berpisah dan bertemu seolah menjadi siklus yang semakin nyata. Cerita tentang rasa dan mereka tersimpan rapi dalam hati.

Banyak juga yang tak bisa ku ceritakan. Yang jelas di usia ini banyak sekali yang kuhadapi. Urusan-urusan menyebalkan mengharuskan aku meredam keegoisan.

Kalau aku bisa berbincang dengan bayanganku, aku ingin bilang padanya : Terima kasih masih menjadi jiwa yang waras hingga saat ini. Temani aku baik-baik hingga nanti. Hingga mati.

Like what you read? Give ica a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.