Orang-orang itu..

Berlomba-lomba jadi bijaksana, urus sana sini tapi lupa diri. Merasa berpikiran terbuka tapi tetap tak mau terima hal yang beda. Ngomong saja kerjaannya.

Lalu berbagi hal-hal tak perlu. Saling mengingatkan, dalihnya. Tak jarang aku menyimaknya benci. Sok suci. Kesetanan bicara ke-Tuhan-an.

Tak ia tengok ke belakang. Bicara besar lupa yang kecil. Teriak bela mana-mana tapi lupa keluarga. Lupa orang tua. Tak sinkron antara tulisan dan realita. Hanya untuk image belaka.

Aku muak melihatnya.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Anita K. Arum’s story.