Kamar bagi saya tidak hanya ruang biasa. Ia sebuah ruang yang merahasiakan semua kegelisahan, pikiran, kesedihan bahkan kepedihan saya. Kamar ini bekerja sebagai kepala dan dada saya. Jika saya sedang kesal oleh pekerjaan atau hal-hal yang menyakiti diri sendiri, saya akan pulang ke kamar untuk tidur, lalu bangun dan mendapati semua kemarahan saya seolah-olah sirna.
Kamar
Rachmat Hidayat Mustamin
151

Setuju. Sebagai orang yang tak pernah mau membagi kesusahan dan terlihat lemah, kamar kosan memang tempat persembunyian nomor satu.

Like what you read? Give Anita K. Arum a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.