tak paham

kamu tak perlu paham akan segala hal yang terjadi di dunia ini.

kamu tak perlu memaksakan.

sudahlah, biarkan semua berjalan sesuka semesta.

cukup duduk manis nikmati dunia yang sementara ini.


kamu tak perlu paham mengapa sang mentari diam sedang bumi berputar mengelilinginya. yang kamu tahu sinar sang mentari cukup hangat untuk menemani pagimu yang dingin.

kamu tak perlu paham mengapa pohon beringin menjulang tinggi sedang pohon cabe belakang rumah muncul malu — malu diantara ilalang. yang kamu tahu angin semilir dibawah naungan pohon beringin raksasa itu cukup syahdu untuk menemani tidur siangmu.

kamu tak perlu paham mengapa ayam berkokok, kambing mengembik, macan mengaung, atau ular mendesis. yang kamu tahu ayam jago milik tetangga punya suara cukup keras dan fals untuk membangunkanmu pagi — pagi buta.

kamu tak perlu paham mengapa sang bintang direpresentasikan dengan bentuk grafis tak beraturan dengan lima sudut lancip lengan — lengannya sedangkan sang bulan hanya bulat begitu saja, padahal mereka semua nyatanya berbentuk bola. yang kamu tahu sang bintang akan selalu ada di setiap malam menemanimu kala dirimu tak tahu apa yang harus dikerja.

kamu tak perlu paham mengapa sekumpulan manusia di atas tanah datar berebut sebuah bola dan berlomba menjaringkannya sedang dua orang lain saling pukul di atas arena lalu ditimpali dengan riuh sorak sorai manusia lain. yang kamu tahu, yang mereka semua lakukan itu adalah cara mereka untuk bertahan hidup.


kamu tak perlu paham.

karena damai terkadang datang saat kamu tak mempedulikan apapun.

Like what you read? Give Anjar Ilham P. a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.