Don’t Expect too much from People — Kalau gak mau sakit dan kecewa

Anis Setyaningrum
Nov 1 · 2 min read

Jangan terlalu berharap sama manusia kalau gak mau sakit.

Pelajaran berharga banget sih ini dari petuah orangtua kita sejak jaman dulu. Jangan pernah berharap sama manusia. Ya berharap lah sama Tuhan, sama gusti Allah.

Ketika kita sudah menggantungkan harap sekecil apapun sama manusia pasti nanti akan kecewa dalam konteks apapun itu. Termasuk dalam niat berbuat baik pun. Semua niatkan hanya karena Allah kalau gak mau kecewa. Ya walaupun sifat manusia berbeda-beda, mau baik mau jahat tetep aja jangan pernah menggantungkan harap ke manusia kalau gak mau kecewa.

sebagian besar manusia itu hobbynya berkomentar dan berargumen tapi minim banget sama yang namanya apresiasi atau dukungan. Ya gausah jauh-jauh lah coba lihat pertemanan di sekeliling kita aja deh. Ketika kita baru memulai usaha atau lagi semangat-semangatnya berkarya pasti akan ada satu atau dua orang yang hobbynya cuma mengkritisi, mencari-cari apa yang bisa dicela tapi gak mau kasih solusi. Atau ketika kita lagi mulai bisnis selalu dimintain potongan harga yang kadang gak masuk di logika, dengan berdalih “ah masa sama temen begitu sih”. Tapi gapernah tuh sedikitpun mereka apresiasiin langkah awal kita nih yang baru mulai atau sekedar kasih support gitu kenapa susah banget ya. Sedangkan kalau ngomentarin nya cepet banget. Ya walaupun gak semua sih, tapi pasti selalu ada tipe-tipe yang kaya gini. Ada lagi yang lebih parah, ngomentarin yang gaenak tapi ujung-ujungnya juga plagiat. Ah semakin bingung sih kenapa ada orang kaya gitu. Ya balik lagi walaupun gak semua sih.

Pelajaran pentingnya tuh sekarang gausah lah berharap lebih ke manusia, gak usah berekspektasi lebih, even sekalipun itu ke temen-temen deket, keluarga, tetangga atau siapa pun itu cukuplah serahkan semua usaha kita ke Allah semata. Kalau niat kita baik, usaha kita baik yang apresiasi juga baik. Soal dikomentarin yang jelek tapi gak pernah support sedikit pun ya anggap aja bonus kesabaran kita di kesuksesan nanti. Gausah punya niat buat ngebuktiin ke mereka karena ya percuma kalau memang sifatnya sudah begitu mau gimana lagi. Saat ini cukup luruskan niat Lillahitaala. Optimis pasti selalu dimudahkan.


Buat kalian yang pernah merasakan hal yang sama atau sedang ada di fase yang sama ini boleh sharing di komentar dan jangan lupa tinggalkan jejak “clap👏” Terima kasih.

    Anis Setyaningrum

    Written by

    Blogger|Podcaster|Sociopreneur| Mengubah sudut pandang absurd dalam hidup -(AB)surd Story-

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade