Anshor
Anshor
Jul 26, 2017 · 1 min read

10 Juli 2016

Terakhir dikisahkan ada suatu ketika Muhammad Natsir ketika muda sedang menaiki sebuah kereta dari Bandung menuju ke Jakarta, ketika sampai di Jatinegara kemudian banyak orang yang turun, Natsir salah satu yang tidak turun di kereta itu lalu melihat orang tua yang tidak turun di Jatinegara, lalu ia pindah ke kursi orang tua itu dan menyapa, Pak Tjokro ya ? Assalamualaikum lalu dijawabnya Waalaikumsalam silahkan duduk. Lalu mereka berbincang dari Jatinegara hingga ke Gambir dengan waktu sekitar 30 menit dan sesudah obrolan tersebut Natsir muda turun di Gambir ia sangat berubah, ia menjadi anak muda yang giat, anak muda yang memikirkan persoalan-persoalan kebangsaan, persoalan umat, persoalan yang dulu tidak menjadi fokus pada umumnya. Ia menjadi pejuang yang terinspirasi hanya karena obrolan yang pendek ini.

Kisah kecil ini menunjukkan bahwa seorang pendidik, seorang guru, seorang mentor sejati ketika ia berinteraksi ia mampu memunculkan pertanyaan, gagasan yang mampu membuat seseorang berpikir dan bertanya mengenai apa yang sudah saya kerjakan dan apa yang harus saya lakukan.

Mungkin itulah yang disebut seorang mentor sejati.

Tjokroaminoto. -

    Anshor

    Written by

    Anshor

    - Anshorullah -

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade