Tentang Icarus

Ilustrasi oleh saya

Kamu tahu kisah icarus? Tidak? Bolehkah?
Ceritanya sederhana, tentang icarus yang mati karena cinta.

Pria,
Pria Yunani malang itu menghabiskan seumur hidup nya mematuhi gravitasi , tunduk pada alam yang memaksa kaki mencium bumi.

Dan ketika Daedalus, ayahnya, memberikan sayap buatan tangannya, icarus gembira bukan kepayang, "dengan ini aku bebas mencumbu langit!" katanya. Tapi bukan, bukan keselamatan yang ia idamkan , bukan pula kebebasan dari menara yang jadi penjara ia dan ayahnya.

Cinta,
Binar dari matanya memancarkan cinta, icarus jatuh cinta pada sepasang sayap di pundaknya.

Dan kali pertama dia mengudara, luar biasa, tubuhnya bergetar gembira tanpa kuasa, tak terbesit satu pun kengerian akan lautan yang siap melahap di bawahnya.

Hingga icarus kembali jatuh cinta ,
jatuh pada sensasi terbang yang membuat iri para dewa.

Di udara,
Icarus temukan dirinya dalam ruang, ruang tak berbatas yang menjulang meraksasa, hingga kemudian oleh matanya ditangkap sesosok cantik di atas sana.

"indah" bisiknya, sambil memerintahkan sayapnya agar bergerak semakin tinggi ke angkasa.

Ya, icarus kembali menemukan cinta, kali ini bertuan pada matahari yang tersenyum dengan hangatnya.

Icarus, dengan kesadaran penuh berusaha memeluknya, atau tidak penuh? Entah, dia lupa batas perbedaan diantaranya.

Semakin dekat, semakin hangat.
Hangat,

Hangat yang mematikan sekujur indera di tubuhnya,

Hangat yang mengabaikan teriakan peringatan ayahnya,

Hangat yang melelehkan lilin yang menahan bulu pada sayap nya.

Jatuh,
icarus kembali jatuh,
Tapi kali ini bukan cinta yang jadi alasnya, melainkan ombak ganas dan bumi yang meminta nya
Pulang.

Icarus mati karena cinta
Karena terlalu mudah jatuh cinta

Terlalu banyak

Terlalu dekat.

    Alfiansyah Adhika Dimarty

    Written by

    The voice inside my head