Stop Bicara Passion, Kenali Benihmu

Benih.
Bentuknya kecil, halus atau bahkan tidak terlihat secara kasat mata. Sebesar apapun pohon yg Anda lihat sekarang, pohon itu berasal dari benih yang amat kecil. 
Kecil tetapi dapat menjadi sesuatu yang amat besar setelah melalui proses tumbuh kembang.
Sering kali orang menyepelekan hal-hal kecil yang ada di dalam dirinya. Bahkan tidak jarang Anda membiarkannya begitu saja sampai benih itu mati.
Pernah dengar pepatah yang berkata bahwa
"tempat terkaya di dunia adalah kuburan" ?

Ya. Karena di sana banyak benih-benih yang tak pernah digali dan ditempatkan di tempat yang tepat. Benih-benih luar biasa yang tak pernah diberi kesempatan untuk tumbuh.

Bagaimana Anda bisa menyadari keberadaan benih yang ada pada diri Anda?

1. Kenali diri Anda sendiri.
Mengenali diri sendiri merupakan hal paling penting. Tak mengenal jati diri akan membuat Anda tersesat dalam perjalanan hidup. Anda akan merasa kesepian ketika berada di antara hiruk pikuk dunia. Merasa senantiasa miskin di antara kemegahan alam semesta.
Berinteraksilah dengan Sang Pencipta, pemilik bibit telah memercayaimu untuk menumbuhkannya.
Jangan bosan bertanya kepada diri sendiri mengenai potensi yang Anda miliki.
Tentang mimpi-mimpi dan hal besar yang ingin Anda persembahkan kepada dunia.
Atau setidaknya sesuatu yang berharga bagi orang-orang di sekitar Anda.

2. Bersedia ditanam pada media yang tepat.

Benih sebaik apapun butuh media yang tepat untuk bertumbuh. Media yang dimaksud tentu saja berupa tanah yang subur.

Demikian pula halnya dengan potensi Anda. Potensi tersebut tidak akan bisa bertumbuh dengan baik tanpa dukungan yang sesuai dan terarah.

Saat ini ada banyak sekali komunitas dan sejumlah kegiatan sosial yang menarik serta inspiratif. Jika Anda bergabung dalam komunitas yan sesuai dengan minat Anda, maka Anda akan mendapatkan kesempatan untuk diasah (coaching), dipertajam, dan dibentuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jaringan perkenalan yang semakin luas juga akan membuat potensi Anda berkembang di bidang yang tepat.

3. Merelakan Diri untuk "Pecah" Sebelum Berkembang.

Coba perhatikan baik-baik benih yang Anda tanam di tanah, misalnya saja benih kacang hijau. Ketika Anda menanam dan menyiraminya setiap hari, maka benih itu akan pecah dan mengeluarkan pohon taoge.

Untuk mengeluarkan potensi yang ada pada benih Anda, tentu saja Anda akan mengalami tekanan,masalah atau hal lain yang terasa sangat berat. Namun hal tersebut akan menyadarkan Anda bahwa benih Anda benar-benar kuat dan berkualitas. Sebab ketahanannya dalam menghadapi masalah dan tantangan sudah benar-benar teruji.

Sebesar apapun masalah yang Anda hadapi, ingatlah bahwa masalah itu yang membuat benih Anda lekas bertunas.
Karena "besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesama".
Masalah yang berasal dari orang-orang di sekitar Anda akan membentuk Anda menjadi pribadi yang jauh lebih hebat.

Masalah hadir bukan untuk mengeliminasi Anda, melainkan untuk menguji kekuatan Anda. Supaya Anda tergerak untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. Hingga akhirnya benih Anda menghasilkan sari pati terbaik yang sarat akan manfaat.

So, what i have to do now?
Mulai sekarang, mari mencari komunitas yang bisa membantu Anda untuk menemukan benih dalam diri masing-masing.

Jangan segan untuk belajar dari orang lain yang telah memulai lebih awal. Orang-orang yang peduli dengan benihnya dan sudah melakukan sesuatu pada benih tersebut.

Bergabunglah dengan campaign #startfromyou dari ZERE-- Sebuah media dan komunitas yang percaya bahwa setiap orang dapat membawa perubahan.

Writer :
Antariksa Tarigan
Founder & CEO ZERE Network
(www.zeremedia.com)

ZERE Network adalah human to human engagement-platform yang menjadi mediator inspirasi melalui media, komunitas dan teknologi.

#startfromyou #zerenetwork #zeremedia