Konsep Kota Cerdas/Smart City untuk Kabupaten Wonogiri

Muhammad Apriandito A.S.
Nov 4 · 5 min read

Pada era Revolusi Industri 4.0 ini, kita mengenal istilah Kota Cerdas atau Smart City yang digadang-gadang menjadi konsep kota di masa depan. Smart City merupakan sebuah visi pengembangan perkotaan untuk mengintegrasikan seluruh aset teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola perkotaaan sehari-hari, dengan tujuan memperbaiki pelayanan publik, meningkatkan efisiensi, serta meningkatkan kesejahteraan warga. Aset yang diintegrasikan meliputi sistem informasi instansi pemerintahan lokal, sekolah, sistem pertanian, sistem ekonomi, rumah sakit, serta pelayanan masyarakat lainnya.

Smart City, Sumber: https://foodandcity.org/smart-cities-are-forgetting-food/

Konsep Smart City sangat penting mengingat proyeksi pertumbuhan populasi secara cepat selama beberapa dekade terakhir, terlebih bagi Indonesia, negara dengan populasi nomor 4 tertinggi di dunia. Namun demikian, Implementasi Smart City di Indonesia masih terganjal berbagai kendala, mulai dari kondisi infrastruktur penunjang, kesiapan pemerintah setempat, hingga masyarakat yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.

Suatu kota dapat disebut sebagai kota cerdas jika telah mampu mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi hingga level tertentu dalam proses tata kelola dan operasional sehari-hari. Di Indonesia, beberapa kota besar sejak lama telah mengadopsi konsep Smart City. Sebut saja Jakarta, ibu kota Indonesia, telah memiliki program Jakarta Smart City sejak tahun 2014 lalu. Hal yang sama juga telah diterapkan oleh Surabaya, misalnya dengan menerapkan sistem tilang online bagi pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga telah menyampaikan komitmen dalam mendukung pengembangan Smart City di Indonesia. Pemerintah pusat bahkan telah mencanangkan program 100 Smart City. Program tersebut merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan.

Gerakan 100 Smart City: https://infokomputer.grid.id/read/121726933/gerakan-menuju-100-smart-city-2019-resmi-dimulai-libatkan-25-kotakabupaten

Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang secara geografis terletak di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Wonogiri berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo pada bagian utara, berbatasan langsung di bibir Pantai Selatan pada bagian selatan, berbatasan dengan Gunung Kidul di Provinsi Yogyakarta pada bagian Barat, serta berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Pacitan pada bagian Timur. Ibu kota Kabupaten Wonogiri terletak pada Kecamatan Wonogiri. Kabupaten ini memiliki luas sebesar 1.822,37 km² dengan populasi 928.904 jiwa pada tahun 2016 dan meningkat menjadi 954.706 jiwa pada tahun 2017. Berdasarkan kondisi grografis yang strategis dan demografis yang selalu meningkat tersebut, sangat penting bagi Kabupaten Wonogiri untuk mulai menginplementasikan konsep Smart City. Potensi ini telah dimanfaatkan oleh kabupaten-kabupaten lainnya di sekitar Wonogiri, seperti Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Klaten yang telah memulai perancangan konsep Smart City, bahkan kedua kabupaten tersebut telah tergabung dalam program 100 Smart City Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Kota Wonogiri, Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=rnhoptJuatg

Limpahan potensi pengembangan yang dimiliki oleh Wonogiri merupakan suatu peluang yang besar untuk implementasi konsep Smart City. Potensi yang ada akan berkembang dengan lebih pesat apabila konsep Smart City dilaksanakan sesuai dengan rencana. Misalnya saja, dalam tata kelola ASN, Kabupaten Wonogiri menggunakan 2 aplikasi untuk memantau aktivitas dan kinerja ASN, yaitu Hadirku untuk mencatat absensi pegawai dan Si TamPan untuk menguraikan pekerjaan masing-masing pegawai sebagai bahan pertimbangan tambahan penghasilan. Penggunaan kedua aplikasi tersebut merupakan suatu hal yang baik, hanya saja, data-data yang diperoleh dari keduanya sebaiknya diintegrasikan dan dianalisa untuk membantu proses pengambilan keputusan. Sebagai contoh, melalui data yang dihimpun dari aplikasi hadirku, Pemkab dapat melihat dinas mana saja yang pegawainya kurang disipilin, dan/atau daerah mana saja yang sering mengalami permasalahan dalam absensi. Ketika wawasan tersebut telah didapatkan, tentunya pemerintah dapat mengimplementasikan suatu program yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan dan produktivitas ASN di Kabupaten Wonogiri.

Beberapa hal lainnya yang telah sejalan dengan program Bupati Wonogiri, Bapak Joko Sutopo, yaitu prioritas terhadap Program pembangunan Wonogiri yang dikenal dengan nama Panca Program Pembangunan Wonogiri. Dalam hal ini pula konsep Smart City tidak bertentangan dan akan selalu mendukung peningkatan efisiensi dari program tersebut.

Contoh dukungan konsep Smart City terhadap Panca Program Bupati Wonogiri yaitu:

1. “Alus Dalane”. Pada program ini, konsep Smart City mampu membantu mengukur skala prioritas seperti jalan mana saja yang harus menjadi prioritas pembagunan dan bagaimana seharusnya pembangunan tersebut dilaksanakan.

2. “Rame Pasare”. Pada program ini, konsep Smart City mampu membantu dalam pengintegrasian para penjual, mengukur besaran nilai penawaran (supply) dan permintaan (demand), serta mengoptimalkan ketersediaan penawaran dan permintaan tersebut.

3. “Pintar wargane”. Pada program ini, kehadiran teknologi informasi dalam konsep Smart City mampu mendukung pembangunan ekosistem pendidikan yang efisien (e-learning). Selain itu, konsep Smart City juga dapat digunakan pemerintah untuk membantu mengetahui jumlah siswa dan jumlah pendidik untuk masing-masing kecamatan. Dengan demikian, pemerintah memiliki wawasan yang lebih luas terhadap kebutuhan dan kelebihan tenaga pengajar pada suatu kecamatan, tingkat putus sekolah di masing — masing kecamatan, dan lain sebagainya.

4. “Sukses Petanine”. Dalam bidang pertanian, konsep Smart City mampu digunakan untuk membantu prediksi curah hujan, kelembapan udara, dan hal-hal penting lainnya terkait dengan pertanian. Dengan demikian, para petani mampu meningkatkan produktivitas sembari mengurangi kemungkinan gagal panen.

5. “Sehat Wargane”. Dalam bidang kesehatan, konsep Smart City mampu digunakan untuk membantu pemerintah dalam memonitor kesehatan warga melalui teknologi sensor/smart devices. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk mengurangi tingkat kecelakan warga, terlebih pada warga usia lanjut.

Hal-hal yang telah diceritakan di atas hanya sebagian kecil contoh manfaat Smart City dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi di Kabupaten Wonogiri. Tentunya, dalam mewujudkan Smart City di Kabupaten Wonogiri masih terdapat banyak hambatan. Pemerintah kabupaten dibutuhkan untuk menjadi garda terdepan, menciptakan insfraktur, menumbuhkan sumber daya manusian yang sesuai, dan menciptakan partisipasi di masyarakat. Pemerintah kabupaten dibutuhkan untuk mempersiapkan masyarakat yang siap menerima perubahan menuju era digital.

Smart City tak hanya berbicara soal solusi jangka pendek, namun Smart City juga merupakan solusi jangka panjang dalam menciptakan Kabupatan Wonogiri yang beriorientasi dalam peningkatan kepuasan masyarakat. Konsep Smart City tidak harus langsung direalisasikan secara keseluruhan, namun, inisiasi konsep tersebut sebaiknya segera dilakukan. Pembangunan infrasruktur yang ada seharusnya mulai disesuaikan dengan konsep Smart City, sehingga ketika Smart City telah mulai diterapkan, infrastrutur tidak lagi menjadi hambatan. Lebih jauh, konsep Smart City ini tidak bertentangan dengan program pemerintah dan akan membantu pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan kepausan bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri dalam setiap program-programnya.

Akhir kata, ”Ayo Sesarengan mBagun Wonogiri”.

Muhammad Apriandito A.S.

Written by

Tech Evangelist — Researcher at Big Data and Social Simulation Laboratory, SBM ITB.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade