Peluang Bisnis Software House di Daerah

Awal tahun 2010, setelah menyelesaikan studi S1 di ITB, karena alasan keluarga saya harus pulang kampung ke Malang. Saat kuliah tingkat akhir di Bandung, banyak teman saya yang sudah menjadi freelance programmer. Bahkan beberapa sudah ada yang merintis bisnis software house maupun startup.

Melihat ekosistem seperti itu, saya beranggapan bahwa di Malang juga banyak mahasiswa yang menjadi freelancer atau merintis bisnis software house. Ternyata kondisinya berbeda, di Malang hampir tidak ada yang seperti itu. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niat saya untuk berwirausaha membuka bisnis software house.

Mulailah saya menyiapkan kartu nama, membuat Company Profile, serta mencetak brosur. Saya kontak teman-teman SMA yang keluarganya memiliki bisnis, membagi brosur ke perumahan elit, dan mengikuti berbagai berbagai event & komunitas bisnis. Setelah jaringan pertemanan saya cukup banyak, saya menyadari cukup banyak software house yang berbasis di Malang.

Melihat pengalaman dari perusahaan-perusahaan software di Malang, ternyata bisnis ini masih memiliki peluang. Saya membagi perusahaan software di daerah ke dalam beberapa kelompok, seperti di bawah ini.

Software House yang Fokus pada Pengadaan Proyek Pemerintah

Pasar paling empuk dari proyek pembangunan software adalah pemerintah. Perusahaan dalam kelompok ini memang memfokuskan pada pengadaan software oleh pemerintah, baik pemerintah lokal kota tersebut, atau kota-kota di sekitarnya. Tidak jarang yang mencari proyek di luar pulau Jawa, karena pesaingnya lebih sedikit.

Software House yang Menjual Solusi Produk untuk UKM

Software kasir toko, software klinik, software apotek, software salon, software pulsa, dll. adalah contoh dari produk software yang dijual oleh perusahaan dalam kelompok ini. Perusahaan ini menjadi penyedia solusi software untuk pasar lokal.

Digital Product Creator

Membuat script siap pakai maupun plugin kemudian dijual di marketplace internasional, itulah Digital Product Creator. Perusahaan ini biasanya belum berbentuk badan hukum, terdiri dari 1–5 orang dengan passion yang sama membuat produk digital.

Software House yang Fokus pada Order dari Luar Negeri

Selain menjadi product creator, jasa pembuatan software juga bisa menarik customer luar negeri. Dengan harga yang relatif lebih rendah menjadi nilai jual developer lokal dalam menarik minat pasar global. Biasanya dimulai dari perkenalan di situs-situs marketplace seperti Freelancer atau Upwork, yang kemudian terjalin hubungan bisnis jangka panjang bagi keduanya.


Peluang bisnis software house di daerah memang tidak sebanyak di kota-kota besar. Namun dengan ketekunan menggarap pasar lokal, ada peluang untuk menjadi besar dan melakukan ekspansi ke kota-kota sekitar. Karena bisnis software house adalah jenis bisnis B2B, maka pertumbuhannya juga bergantung pada perkembangan bisnis di kota tersebut. Jadi, siap memulai bisnis software house di kotamu? ☺

A single golf clap? Or a long standing ovation?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.