Jangan Takut Bila Merasa Gagal Dalam Membangun Startup Anda

Hell yeah. Menjadi seorang pekerja ataupun enterpreneur maupun freelancer pasti mau tak mau akan mencicipi kegagalan. Ibarat orang yang sering minum obat, rasa pahit obat pasti hal yang pasti akan dirasakan. Perbedaan yang ada di dalamnya hanyalah besaran kegagalan itu. Ada yang rugi bandar gede, ada juga yang cuma rugi kacang rebus.

Photo by vivisorg

This is life bro!

Sungguh naif kalau kita mengharapkan selalu sukses. Apalagi di dunia startup di Indonesia saat ini. Sikut — sikutan yang mulai makin keras dan kelihatan. Sindir — menyindir hingga saling rebut pelanggan sudah jadi hal yang lumrah. Maka jangan heran jika banyak sekali startup yang akhirnya memutuskan menyerah karena sudah tak kuat dan kehabisan bahan bakar.

Tapi, yang terpenting dari perjalanan bisnis ini bukanlah seberapa besar kegagalan dan penyesalan itu. Melainkan seberapa cepat Anda bangkit untuk kembali melawan, entah kembali mencoba bertarung di arena yang sama dengan mematangkan strategi dengan tim atau justru melakukan pivot dengan mencoba bertarung di arena yang lain.

Coba dengarkan apa yang dikatakan oleh Babe Ruth:

You just can’t beat the person who never gives up. Babe Ruth
- Babe Ruth

Tak ada yang mampu mengalahkan orang — orang yang tidak mau menyerah. Takkan ada yang mempu melawan mereka yang keras kepala dengan impian dan keyakinannya. So, don’t give up!

Phot by stevepb

Apa yang harusnya dilakukan?

  1. Evaluasi kembali kegagalan yang dialami. Temukan apa penyebabnya. Apakah kurangnya pengontrolan atau pengeluaran yang terlalu banyak atau produktifitas yang rendah
  2. Buat rencana lagi. Rencanakan step — step apa yang akan anda lakukan untuk mencapai impian itu.
  3. Kumpulkan tim dan satukan mindset. Anda tidak akan bisa bergerak sendiri.
  4. Jangan menunda.
It’s a wonderful world, don’t be sad. You are too beauty to cry for this world.
- Arief Gusti