Belajar Dari Kesalahan

Sebelum masuk topik ini, ayo ngaku siapa yg sering/kadang melakukan kesalahan yang sama ? Yap, sering kita melakukan kesalahan, tapi kalau dilakukan berulang-ulang bosen juga kitanya kan ? Nah dari itu ayo kita baca artikel ini biar tidak melakukan kesalahan yg sama hehe.

— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —-

Kesalahan itu merupakan pelajaran yang sangat-sangat berharga bagi kita, bukan hanya ‘terkadang’ kita kehilangan sesuatu tapi juga memiliki dampak permanen dalam diri kita. Contohnya kita salah ngomong nih saat persentasi, sehingga proyek triliun’nan kita gagal. Atau kita salah bertindak yang membuat orang salah persepsi dengan kita, dan masih banyak lagi lainya (sesuai pengalaman masing-masing :p ).

Kesalahan adalah obat dari masa lampau yang membuat kita menjadi lebih dewasa dalam bertindak. Dari rasa ‘pahit’ itu kita juga belajar untuk tidak mengulanginya lagi karena kita tidak mau ‘sakit’ itu datang lagi.

Untuk yang terlanjur melakukan kesalahan dianjurkan untuk memperbaikinya sebisa mungkin. Dengan memperbaiki kesalahan itu, akan ada beban di hati kita yang terangkat. Hidup kita pun menjadi lebih nyaman dan tenang. Itu yang saya resakan kita saya mampu memperbaiki kesalahan yang saya buat.

Dalam dunia kerja, melakukan kesalahan yang sama itu berarti ada yang salah dengan sistem yang kita pakai saat ini. Sistem disini bukan sistem pekerja’an dikantor, tapi sistem pikiran & management anda sendiri.
Contohnya, anda tidak mau kena lembur/melakukan perkerja’an kemarin. Tapi anda ‘terlalu’ bermalas-malasan sehingga anda hanya memiliki sedikit waktu untuk melakukan pekerja’an itu. Maka yang perlu diperbaiki adalah sifat malas anda. Memang tidak mudah untuk menghilangkan sifat ‘buruk’, maka cobalah untuk memotivasi diri anda dari sekarang.

Tidak ada kekuatan/cara yang paling ampuh untuk tidak melakukan kesalahan yg sama selain hanya mengandalkan peringatan pada pikiran kita. Ya, ketika kita akan melakukan kesalahan yg sama otak kita akan memperoses kejadian kedepan dan akan memberikan kita hint (petunjuk). seperti ketika kita berucap, kadang kita akan berhenti sejenak karena kita tahu bahwa bila kata-kata ini keluar maka akan menimbulkan masalah.

Mungkin bagi para entrepreneur tulisan ini sedikit “menggangu”. Karena ada motto bagi para YOUTH yaitu “Buatlah banyak kesalahan, agar dimasa depan kau tidak melakukan kesalahan”. Ya memang benar, dalam melakukan hal-hal baru kita sering melakukan kesalahan yg baru juga. Tetapi kamu harus tahu yang namanya pattern (pola), para pengusaha yg baru terjun mungkin kurang tahu akan hal ini. Tapi bagi yang udah senior mereka memiliki pengalaman yg cukup matang untuk melihat pola kegagalan. Dalam sekejap mereka tahu bahwa produk/strategi ini tidak akan berhasil, karena mereka melihat pola kegagalan itu. Walau jenis usahanya baru, tapi dia memiliki pengalaman dari usaha lama. Inilah yang dinamakan pattern (pola) ‘problem’.

Saya sarankan anda belajar matematika dasar (belajar rumus-rumus), nah disini nanti anda akan terbiasa dengan yang namanya pattern ‘problem’. Misalnya diketahui x = y + z, lalu ketika masalahnya disuruh mencari variabel yg diketahu (a,b,c) tinggal mencocokan saja, kita sudah tahu langkah apa yg perlu diambil. Untuk para programmer (yang sudah lama melintang) mungkin sudah tidak perlu belajar hal ini lagi, Karena mindset seorang programmer yang matang sudah mempelajari hal ini, baik diaketahui maupun tidak.

— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —-

Semoga tulisan diatas menginsripasi kita semua ya, agar tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. Dan saya tahu tulisan ini penuh dengan ketidak sempurna’an, banyak yg kontrovesi juga pastinya hehe. Untuk itu marilah berikan saya komentar anda disini untuk saling berbagi :D .

Artikel ini disponsori oleh :
https://www.facebook.com/IMFINEtaspesta20k/ ( Tas murah yg cocok buat cewek2 cantik, open reseller juga mereka )

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.