Benahi Mindset Untuk Hidup yang Lebih Harmonis

It’s all about mindset, when you set your mindset on the right path, you will see the beauty of this world.

Aris M. Setiawan
Sep 2, 2018 · 3 min read
Rumah Impian saya

Mungkin teman-teman banyak yang sudah mendengar motivasi tentang mengubah mindset atau perspektif kita. mindset sendiri itu apa? Mindset adalah sebuah pola pikir atau kebiasaan cara kita berfikir.

Tidak enaknya saya dulu itu, cepat merasa puas ketika selesai mengerjakan 1 task, dan menunda task yang lain karena saya kira tasknya akan lebih mudah (ah gini aja, 2 jam mah bisa selesai), cepat bosan dengan tantangan yang selalu sama setiap hari, selalu menunda (baca alasan pertama) kerjaan karena meremehkan yang jatuhnya membuat semua kerjaan menjadi terbengkalai.

Slack off itu enak, tetapi bila terjadi terlalu sering dan malah membuat karir anda menjadi kacau, mungkin ini saatnya anda untuk menata diri lagi, menjadi pribadi yang anda harapkan.

Dulu saya juga cemburu dengan orang-orang yang sudah terlebih dahulu berhasil dari saya. beberapa parameter berhasil menurut saya adalah: Sudah punya rumah sendiri, memiliki mobil pribadi, dan memiliki tabungan diatas 500 juta rupiah.

Sepertinya receh banget ya parameter keberhasilan saya hehe. so be it, itu memang adalah hal yang paling saya inginkan untuk saat ini. Kemudian saya biasanya menggerutu dalam hati: “saya yang bekerja seperti ini kok stagnan ya”, “Kurang ku apasih kenapa aku belum bisa punya seperti mereka”, dan “Kayaknya dari keluarga kaya, makanya cepat banget dapat fasilitas itu”.

Tentunya dengan membicarakan orang lain tidak akan membuat kita maju atau membuat bisnis kita berkembang. Kemudian saya mencoba untuk mengubah mindset saya, Ini bukanlah hal yang mudah karena saya perlu mengubah pola pikir yang terbentuk dari 20 tahun, ini memang tidak mudah bukan berarti mustahil.

Hal yang pertama kali saya ubah adalah bagaimana cara saya bersikap dengan orang lain, saya paham saya dulunya terlalu kaku dan dingin terhadap orang lain, karena itu saya ingin mengubah hal ini terlebih dahulu. Caranya? belajar menyapa orang lain dengan senyuman, mengubah gestur bagaimana cara berjalan, berjabat tangan dan lainya.
Dan yang paling penting saya mengubah attitude saya kepada keluarga saya. Bagaimana cara saya berinteraksi dengan orang-tua, kakak-kakak saya, dan keponakan dengan memberikan vibrasi kasih sayang, elegant (yang ini masih belajar bagaimana bersikap elegant terhadap keluarga), bertanggung jawab dan bisa dipercaya.
Kenapa saya mengimplementasikan dalam keluarga saya? Karena kita biasanya bersikap “sangat” baik dengan orang yang baru kita kenal, maka dari itu saya memiliki pemikiran bila kita bersikap sebaik mungkin dalam berkeluarga (yang juga tentunya kita akan ketemu dengan mereka setiap hari) secara tanpa sadar kita akan membawa attitude tersebut keluar.

Fokus dengan satu task/pekerjaan dalam satu waktu, nah ini adalah (bagi saya) adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan, karena saya sudah terbiasa melakukan multitask, jadi habit ini yang paling lama saya ubah, mungkin butuh 6 bulan untuk “memaksa” habit ini berubah menjadi fokus dengan satu task/pekerjaan dalam satu waktu. Walau begitu kadang saya tidak sengaja melakukan multi-task, saya sendiri memaklumi hal ini karena saya sadar tidak mungkin kita bisa mengubah kebiasaan dalam waktu singkat. so I take my time and re-learn how to to focus on 1 task only.

Aris, sepertinya hal-hal diatas tersebut lebih terkait dengan habit/kebiasaan deh…

Memang hal-hal yang saya “curhatkan” diatas itu adalah habit, kenapa? Saya meng-amini salah satu perkataan seorang motivator, yang kurang lebih berkata seperti ini : “Bila kamu sulit untuk berfikir positif, coba contoh gestur orang-orang sukses… biarkan mindset kamu berubah sejalan dengan kamu belajar mencontek orang-orang sukses tersebut”.

Pernah membaca artikel tentang “positif dan negatif”, disana dijelaskan bahwa bila kita mencoba untuk melawan pikiran negatif, sepanjang hari anda akan memikirkan hal-hal yang negatif. Lalu apa yang harus kita lakukan? jangan lawan, cobalah untuk berfikir positif, hal yang anda inginkan, bukan hal-hal yang membuat tidak terjadi. Memang berat banget disini, yakinlah anda bisa, yakin anda bisa mengubah pola pikir anda. Dengan membiasakan berfikir positif dan hal-hal yang kita harapkan, anda akan dengan mudah selalu berfikir positif.

Sejalan dengan itu, bila mindset kita “sudah” benar semestinya kita juga bekerja dengan benar. Apa yang membuat mindset kita belum benar?
saya sendiri sampai sekarang masih mempelajari juga. Mungkin dengan video yang saya ambil dari youtube, anda bisa memetik makna dan hikmahnya. enjoy :)

Whops, ternyata saya sudah menulis cukup panjang ya hehe.

baiklah, kedepan akan saya sambung. stay tune ;)

Aris M. Setiawan

Written by

Professional WordPress Theme & Plugin Developer, freelance consultant. — Available to hire

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade