Orang Waras di dunia yang Gila ini adalah orang Gila

Khairul Amin
Sep 2, 2018 · 2 min read

Hakikatnya dunia ini tidak jahat juga tidak baik, kitalah intinya sebagai makhluk yang diberi kuasa untuk mengaturnya. Manusia sebagai makhluk yang berakal melalui proses pengalaman berfikirnya, baik langsung ataupun tidak telah melakukan pembentukan dirinya sendiri bahkan orang lain dibawah pengaruhnya.

Kalau kita bertanya pada diri kita, untuk apa kita hidup dan berkehidupan. Banyak yang mengatakan kita ingin bahagia. Ya, bahagia. Namun nilai kebahagiaan itu yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Terkadang perbedaan tersebut menjadikan kita bertentangan dan saling menyakiti. Walaupun tujuan awalnya sama yakni bahagia, namun karena perbedaan makna dari kebahagiaan dan cara mendapatkannya, yang akhirnya didapatkan bukan kebahagiaan, bahkan justru penderitaan. Terkadang kita terlena dengan prosesnya, sehingga terkadang kita lupakan tujuan awal.

Orang bijak berkata “kenali dirimu”. Mungkin hal ini ada benarnya, kebanyakan dari kita sulit untuk mengenali diri sendiri. Apa dan bagaimana kita dan seterusnya. Hal tersebut terjadi karena kita lebih pandai menilai orang lain (terutama kelemahan dan kekurangannya). Kita bagai katak dalam tempurung, terpenjara oleh diri kita sendiri. Sehingga tidak dapat berbuat tapi cuma menjadi penonton bagi diri sendiri. Untuk bisa berbuat maka kenali diri sendiri, apa dan bagaimana sehingga kita tau siapa aku ini.

Selanjutnya, setelah kita mengenal diri sendiri serta memahami ke-aku-an yang kita miliki belajarlah untuk menjadi diri sendiri. Secara umum kita tidak bisa berdiri sendiri, kita adalah bagian dari orang lain. Minimal kita adalah bagian dari orang tua kita. Terbentuk atas bagian-bagian orang lain yang mengajarkan kita tidak sendiri. Maka, berbagilah dengan sesama. Kebahagiaan hidup ini dapat dicapai dengan kebersamaan, dari yang paling kecil dengan pasangan kita masing-masing, orang yua, saudara, sahabat, teman bahkan orang lain disekir kita dan di bumi ini.

Harus kita fahami kitalah dunia, kitalah yang menentukan kebahagiaan.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade