8 Desain Taman ala Zen Garden Jepang untuk Rumah Minimalis Anda

Cover: zen garden (Sumber: homedesignlover[dot]com)

Zen garden alias taman khas kuil di Jepang ini belakangan sedang tren. Tidak hanya di rumah, konsep taman Jepang ini banyak diterapkan di kantor, hotel, bahkan tempat-tempat umum. Kesan asri dan sejuk yang muncul dengan keberadaan zen garden membuat taman ini banyak diincar orang untuk diterapkan di rumah hunian mereka.

Dengan komponen air, batu-batu dan rumput Anda bisa membuat sendiri taman Jepang modern ini di rumah minimalis Anda. Berikut 8 contoh desain sebagai bahan referensi untuk Anda.

The Santai

The Santai Karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio Tonton (Sumber: arsitag.com)

Konsep taman yang digunakan oleh salah satu resort di Bali ini bisa juga Anda terapkan di rumah. Jika Anda memiliki halaman yang cukup luas, Anda bisa membuat jembatan kayu yang menghubungkan gerbang rumah dengan pintu masuk rumah Anda. Dengan air mengalir di bawahnya ditambah tumbuhan hijau akan memberikan kesan asri dari depan.

Richfield Co

Richfield Co Karya Rdma (Sumber: arsitag.com)

Salah satu kafe yang berada di Jalan Dago Bandung ini memiliki konsep taman yang unik. Bagian tengah gedung dibiarkan kosong dan terbuka. Aneka tanaman hijau bahkan pohon dibiarkan tumbuh untuk memberi udara segar pada seisi kafe. Batu-batu kerikil bisa Anda ganti dengan rumput hijau dan sebuah pancuran kecil akan semakin memperindah taman Anda.

Urban Pop House

Urban Pop House Karya Vindo Design (Sumber: arsitag.com)

Rumah bergaya urban di Jakarta ini memanfaatkan pekarangan belakang rumah menjadi taman rumput dengan kolam dan jembatan kayu yang berpadu harmonis. Taman ini dibuat berbatasan langsung dengan dapur yang dindingnya dibuat dengan kaca transparan. Taman akan jadi tempat sempurna untuk menyantap sarapan Anda sekeluarga setiap harinya.

Sagan House

Sagan House Karya HbArsitekPlus (Sumber: arsitag.com)

Sagan House merupakan rumah tinggal dua lantai yang juga berfungsi sebagai lokasi bisnis. Dengan ukuran yang besar, desainer sengaja memberikan banyak ruang terbuka termasuk taman di bagian luar maupun di tengah komplek bangunan. Jika rumput hijau, pohon, dan jembatan batu masih terasa kurang, Anda bisa membuat pancuran kecil untuk menambah unsur air yang khas pada zen garden.

Permata Hijau Residence

Permata Hijau Residence Karya PT. Garisprada (Sumber: arsitag.com)

Hunian yang banyak menggunakan warna natural ini memilih meletakkan taman di bagian depan. Begitu tamu masuk rumput hijau menyambut dengan aneka bunga-bungaan tertumpuk di sisi kiri dan kanan halaman depan. Di bagian depan bangunan, sebuah kolam ikan kecil dengan jembatan kayu menambah kesan alami dan cozy untuk rumah Anda.

Zen Garden dengan Kursi Gantung

Zen garden dengan kursi gantung (Sumber: architectureartdesigns[dot]com)

Jika halaman belakang rumah Anda cukup luas, konsep zen garden satu ini bisa Anda pilih. Kerangka kayu dengan dinding dan atap yang terbuka membuat taman ini sekilas terlihat seperti gazebo. Kursi-kursi kayu yang tergantung serta suasana hijau di sekitarnya menjadikan taman ini tempat yang adem untuk bersantai.

Kembang Elok House

Kembang Elok House Karya teksturaworkshop (Sumber: arsitag.com)

Kalau tak punya cukup lahan untuk membuat taman, tidak ada salahnya mencoba konsep yang diterapkan oleh Kembang Elok House yang berada di kawasan Jawa Barat ini. Sang desainer memanfaatkan bagian atap (rooftop) dan menyulapnya menjadi taman. Meski banyak menggunakan komponen kayu, Anda bisa mengganti isi taman sesuai dengan keinginan.

Natural Zen Garden

Natural zen garden (Sumber: architectureartdesigns[dot]com)

Jika suka nuansa yang benar-benar alami, cobalah untuk bermain dengan material yang Anda gunakan untuk membangun taman. Alih-alih memakai batu, Anda bisa memasang pagar dengan bahan bambu untuk memberikan kesan natural yang kental seperti zen garden di atas.

Originally Published at Arsitag.com