Karenamu

Gemuruh yang riuh masih belum tenang. Dia masih disini. Di dada seorang wanita yang pikirannya baru saja kalut. Berisi bermacam-macam ketakutan.

“kamu kenapa? dimana? apa baik-baik saja? siapa yang menemanimu? apa yang terjadi?”

Gemuruh seriuh ini…aku pernah merasakannya. Dulu. Ketika kamu berkata akan datang tapi yang terjadi malah kamu tiba-tiba menghilang. Aku merasakan gemuruh seperti ini setiap hari. Selama tiga purnama.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.