Tidak Seharusnya Semua Hal Diperjuangkan

Dulu saya sempat berjanji dalam hati saya, bahwa saya tidak akan pernah memaksa seseorang untuk menghentikan perasaannya. Alasannya mudah sekali, hal itu sulit untuk dilakukan, dan begitu menyakitkan. Saat semuanya tiba-tiba berhenti begitu saja.

Ternyata saya salah, ada perasaan yang harus disudahi, dihentikan, dan kalau bisa dihancurkan. Semua hal tidak harus diperjuangkan, ada yang harus dikorbankan. Ada banyak siapa dan apa yang harus kamu hargai.

Dan satu, ada yang harus kamu percayai, Tuhan tidak pernah salah. Kita yang terlalu egois melakukan begitu banyak pembenaran.

Like what you read? Give Arum Tyas Rizka Yulianto a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.