Hah!

Aku kembali lagi, ke kota kecil ini. Tidak banyak yang berubah.

V : Sejak kapan menunggu?

Sanan : Lumayanlah…

V : Tumben gak pakai sopir?

Sanan : Lagi pingin nyetir. Langsung kerumah atau gimana?

V : Iya, udah gak sabar pingin sampai.

Sanan : Baguslah. Terus, kenapa datang sendiri? Ryu kemana?

V : lagi di Jepang, ada urusan.

Sanan mengangguk mengerti. Dia datang menjemputku sendiri, itu adalah hal yang sangat langka.

Lalu Kami tiba didepan rumahnya, Quinn. Aku bergegas keluar mobil, ketika hendak mau masuk kedalam, Aku berpapasan dan melihat Dia. Constantine.

Hah!

Bagaimana bisa, Dia ada didepanku dan dengan seragam itu?! Pikiranku kemana-mana. Tiba-tiba Sanan meraihku tanganku, untuk cepat masuk kedalam.

V : Apa-apaan itu, Kak?! Tunggu!!!

Constantine berhenti berjalan.

Sanan : oke, silakan, urusi masalah lost contact kalian.

V : apa Kakak, juga tahu kalau Dia bekerja disini?!

Sanan pergi masuk kedalam rumah, tanpa menjawab. Aku menduga, jawabannya adalah IYA.


Hah! Pt.2

V : Terakhir kesini, Aku…

C : Maaf.

V : Untuk apa?!

C : Semuanya.

V : Kumohon, C… jangan seperti ini, Kita sudah dewasa. Kenapa? Aku bertanya “kenapa?”

C : waktu itu banyak yang harus Aku urus. Lalu Aku menemuimu diam-diam, setelah mengetahui kalau Kamu sudah pindah. Melihatmu waktu itu, Aku tidak berani untuk bertemu. Pengecut? Mungkin melebihi itu. Tapi… saat itu, Aku hanya ingin Kamu bahagia dengan kehidupanmu yang sekarang. Lalu waktu Kamu kesini dengan pasanganmu, Aku merubah jadwal kerjaku disini, menjadi jam malam. Aku tidak mau, membuka kenangan lama, hanya karena Kamu bertemu denganku saat itu, makanya Aku selalu bersembunyi.

V : Apa sekarang Kamu juga ingin bersembunyi lagi…?

C : Iya. Maaf.

V : Jangan bilang maaf terus! Asal Kamu tahu, walau Aku pingin Kamu mati. Aku pingin, Kamu terus menghilang. Sebenarnya Aku benar-benar merindukan Kamu dari apapun! Aku juga mengunjungi rumahmu waktu itu, tapi hanya bertemu dengan Ayah angkatmu. Asal tahu saja, sekarang Aku bingung dengan hubunganku dengan Ryu! Aku… bingung. Aku… harus, bagaimana…? Tolong Aku, C… tolong…


Hah! Pt.3

to : Ryu. From : V. Subject : winter. Ryu… Ryu, Ryu… sedang apa Kamu sekarang? Sudah setengah tahun, kira-kira email terakhir Kita, tiga bulan yang lalu, sampai detik sekarang Kamu belum ada kabar. Aku berharap disana Kamu baik-baik saja. Musim dingin besok, Aku ingin berkunjung ke kota kecil itu lagi. Aku merindukan Sanan dan Quinn. Mungkin selama musim dingin, Aku akan tinggal disana sampai Tahun Baru. Semoga nanti, Quinn tidak bertanya aneh-aneh, soal kedatanganku tanpa Kamu, hehehe… ;-) Lalu apa rencana Tahun Baru Kamu? [✅ terkirim][✅ terbaca]

.______.______.______.______.______.

to : V. From : Ryu. Subject : RE: winter. Aku baik. Soal rencana tahun baru, Kamu disini hanya makan bersama. Habis itu, mengikuti acara dan jamuan lainnya. Aku berharap acaranya tidak membosankan. Aku juga merindukan, kota kecil itu, Sanan, Quinn, juga dimsum buatan Quinn dan Kamu waktu itu 😊 Maaf, klo selama ini Aku menyibukkan diri. Salam untuk mereka disana! Love you, V. [✅ terkirim]