Pandangan Mahasiswa Baru ITB terhadap Pers Mahasiswa ITB

Arya Pratama Putra
Sep 7, 2018 · 2 min read

Pers Mahasiswa (Persma) ITB merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa di bidang media di ITB. Persma terkenal dengan produk media cetaknya yaitu koran Ganeca Pos. Persma juga menerbitkan tulisan-tulisannya melalui akun sosial media seperti LINE dan instagram, serta situs ganecapos.com. Namun, apakah Persma cukup dikenal oleh mahasiswa baru ITB 2018?

Hasil Wawancara dengan Seorang Mahasiswa Baru FMIPA

Saya mencoba memulai dengan mewawancarai mahasiswa yang sefakultas dengan saya, yaitu FMIPA. Mahasiswa yang saya wawancarai bernama Luthfi. Luthfi pertama kali mendengar Persma saat defile unit OSKM ITB 2018. Kesan yang pertama kali didapatkan adalah unit ini terlihat wah dan keren. Luthfi juga mengetahui bahwa Persma adalah bentuk kebebasan berpendapat yang ada di KM ITB dan menjadi sumber informasi terpercaya untuk massa kampus ITB. Namun, Luthfi sendiri sebenarnya baru satu kali membaca post dari Persma, yaitu mengenai referendum penurunan ketua kabinet KM ITB yang di post di akun LINE resmi Persma. Menurut Luthfi, post tersebut bagus dan cukup netral dalam membawakan informasi. Tapi mengapa Luthfi baru membaca satu post? Ternyata karena kurang populernya akun sosial media, maupun situs Persma. Luthfi sendiri mengatakan apabila ia tidak menambahkan akun LINE resmi Persma, ia mungkin tidak bisa mendengar lagi kabar Persma. Bahkan Luthfi tidak mengetahui bahwa Persma memiliki produk cetak yaitu koran Ganeca Pos. Ia juga tidak mengetahui apa perbedaan unit-unit media yang ada di ITB. Luthfi lebih sering mendengar isu-isu kampus dari official account yang anonim seperti Teleskrin Ganesha, dan LINE Square Deru Ganesha serta Gmpar Gajah, karena mereka lebih populer di kalangan mahasiswa baru.

Hasil Wawancara dengan Seorang Mahasiswa Baru FTI

Narasumber berikutnya adalah seorang mahasiswa FTI bernama Dion. Dion juga pertama kali menngetahui Persma saat defile unit OSKM ITB 2018. Kesan pertamanya saat melihat Persma adalah sebuah unit media yang kerjanya membuat berita dan mengkritik. Dion mengetahui bahwa Persma memiliki situs portal berita Ganeca Pos. Namun, Dion tidak pernah membaca berita dari Persma. Dion juga tidak mengetahui produk Persma yang lain seperti koran Ganeca Pos. Lagi-lagi karena kalah popularitas dengan corong informasi lain yang identitasnya tidak jelas. Dion lebih suka mengikuti perkembangan isu-isu kampus melalui LINE Square Deru Ganesha karena menurutnya berita di sana lebih gurih.

Kesimpulan

Hasil wawancara di atas memang tidak bisa merepresentasikan keseluruhan pandangan mahasiswa baru terhadap Persma. Namun, dari hasil wawancara di atas kita mengetahui bahwa di kalangan mahasiswa baru, Persma yang merupakan unit media resmi dan profesional dalam menyajikan berita ternyata masih kalah populer dibandingkan corong-corong informasi yang identitasnya tidak jelas.


Arya Pratama Putra

16018296

Seorang pembaca yang sedang belajar menulis

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade