Biru, dirimu.
Sep 1, 2018 · 1 min read
Lentik matamu di atas garis biru
Menjaga lisanmu di baliknya
Walaupun itu bukan niqab biasa
Tak bertali, jarum pun jadi,
Seperti tirai penjaga mutiara
Arahan hati semakin menguat
Apapun responmu,.
Meski masih ada lalat yang terbang,
Mendekatimu, enyahkanlah!
Haruskah dengan kaki ini!?
Jembatan pun akan runtuh
Maka wahai lalat, enyahlah!
Lika-liku penerbangan, tergertak oleh putihnya awan.
Namun,
Dirimu selalu saja masuk celah
Menenangkan, terindukan.
Biru, dirimu.
Bandung, 1/9/18
23:21
San
