Perbedaan Mesin CNC Router Dan Grafir
Banyak pertanyaan yang muncul mengenai perbedaan mesin grafir dan mesin CNC router. Memang sekilas kedua mesin ini memiliki beberapa kesamaan. Namun jika diteliti sebenarnya kedua mesin ini memiliki kinerja yang berbeda sehingga memiliki hasil kerja yang berbeda pula.
Agar mendapat hasil ukir sesuai dengan yang diinginkan, ada baiknya anda mengetahui apa saja perbedaan dari mesin grafir dan mesin CNC router. Agar anda tidak keliru menggunakan mesin dan hasil yang didapat sesuai dengan keinginan.
Berikut adalah kegunaan, fungsi, dan jenis dari masing-masing mesin tersebut.
Mesin CNC router adalah mesin kerja yang dikontrol dengan komputer yang menggunakan bahasa numerik (Angka dan Huruf). Sama seperti mesin grafir, Mesin CNC router juga memiliki 3 fungsi , yaitu untuk memotong (Cutting), meng-grafir (Engraving) dan memberi marka (Marking).
Bedanya, dalam pengerjaan cutting — engraving — marking, mesin CNC router menggunakan mata bor yang dipasang di kepala motor spindle yang bisa bergerak secara otomatis, sebagai alat untuk Cutting — Engraving — Marking. Jika sudah tumpul mata bor bisa diganti dengan berbagai macam jenis mata bor yang sesuai dengan kebutuhan.
Berbeda dengan mesin grafir yang hanya memiliki 2 axis pergerakan, mesin CNC router ini memiliki pergerakan 3 axis ( Maju — Mundur, Kiri — Kanan, Naik — Turun) sehingga mesin ini mampu meng-grafir 3 dimensi. Hasil ukiran mesin CNC router ini sangat presisi, dengan tingkat kedalaman pahat yang bisa diatur sesuai dengan gambar kerja.
Contoh Pengerjaan pada Material yang bisa digunakan Mesin CNC Router :
Mesin grafir laser adalah alat ukir canggih yang memiliki 3 fungsi utama, yakni untuk melakukan marking atau marka, pemotongan atau cutting, dan yang terakhir adalah melakukan grafir atau engravir. Biasanya untuk menggores/ mengukir pada benda padat seperti kayu, akrilik, tembaga, kaca dll.
Untuk melakukan 3 fungsi tersebut mesin grafir menggunakan teknologi laser yang dihasilkan oleh tabung laser CO2 dan dipantulkan melalui lensa pantul dan lensa fokus.
Mesin grafir sebenarnya merupakan hasil pengembangan dari mesin ukir tradisional dan manual. Karena itu, prinsip kerja mesin ini masih mengadopsi mesin-mesin tersebut. Hanya saja mesin ini mampu mencetak secara otomatis dan jauh lebih cepat.
Mesin ini bisa memotong media dengan sangat detail dan halus serta tajam di bagian ujungnya. Mesin grafir juga mampu menghasilkan detail grafir yang sangat halus dan tipis dan biasanya digunakan untuk menggores/ mengukir pada benda padat seperti kayu, akrilik, tembaga, kaca dll.
Mesin grafir memiliki pergerakan 2 Axis ( Maju — Mundur, Kiri — Kanan), sehingga lebih bermanfaat untuk Proses Pengerjaan Cutting dan Marking. Sedangkan untuk Grafir, Mesin ini hanya bisa melakukan Grafir 2 Dimensi.
Contoh pengerjaan material yang bisa digunakan pada mesin grafir:
Originally published at agunghn9.blogspot.com on September 8, 2018.