Lik dan Kangavidz

Met Milad Elik

Alhamdulillah barakallah untuk Elik kita yang kini menginjak usia 31 tahun. Semoga Elik selalu sehat, dilapangkan rezekinya, dan dilancarkan segala urusannya dan dijauhkan dari segala malapetaka dan yang pasti sesolehah namanya, hehe aamiin. Tak terasa perasaan baru kemarin Elik masih SMA berjualan setiap sore di dekat Mentik dan selalu memberi motivasi kepada kami selaku adik-adikmu untuk selalu giat beribadah dan belajar. Elik yang selalu lembut menasihati kami adik-adikmu yang kadang bandel ini, dan seringkali merepotkan elik, terima kasih sudah menjadi kakak yang selalu kami rindukan ketika berpisah, kami nantikan kepulangannya, dan menyenangkan dalam kehadirannya. Begitulah Elik memang sosok yang tangguh di keluarga kita tapi juga tidak melupakan kasih sayangnya baik untuk adik2, kakak dan orang tua serta keluarga terdekatnya.

Saya masih ingat elik yang pertama kali mengajari saya ataupun kang hafid dan Alfi belajar calistung, ketika waktu maghrib atau hari libur elik dan semangat mengajari kami membaca alfabet ataupun huruf hijaiyah, menghitung, menulis ataupun menggambar mobil, pohon, sawah, gunung, dll (meski sekarang sepertinya kemampuan menggambar kami sudah melampaui elik, hehe..) Sehingga ketika kami di sekolah tidak terlalu sulit untuk memulai pelajaran karena sudah belajar dengan Elik lebih dulu. Rupanya itu adalah bakat elik yang terpendam untuk menjadi seorang pengajar sehingga sekarang Alhamdulillah Elik bisa mencapai cita-cita menjadi guru, semoga karir elik ini semakin sukses ya..

Tak lupa Elik juga yang selalu mengajak kami bermain bersama entah bermain masak-masakan, rumah-rumahan, BP, dingklik, gobag, simbar, karet, kuwuk, dan segala macam permainan menyenangkan lainnya. Itu adalah masa yang sudah sangat lampau takan terulang kembali tapi memori itu yang akan selalu kami kenang bersama elik selama-lamanya. Ketika Elik beranjak remaja dan kami sudah besar elik pun tak pernah berkurang perhatiannya kepada kami adik-adikmu ini entah itu selalu menolong kami ketika dimarahi Bapak atau Kakang, ketika sakit, atau di kesulitan-kesulitan lainnya. Elik lah yang selalu menjadi penengah di antara kami ketika ada sedikit pertikaian yang sangat maklum terjadi di keluarga, saya harap Elik akan seperti itu terus… hehe.

Dan terakhir mohon maaf jika kami sebagai adik-adik belum bisa membanggakan Elik dan masih merepotkan Elik, doakan terus agar kami menjadi anak yang soleh/solehah, dan selalu baik dan kuat. Aamiin. Barakallah Elik… Met Miladz…