Khop Khun SAM 21 Kha (Part I)

Pekan lalu, tepatnya tanggal 24 Agustus saya dkk berangkat ke Thailand untuk Phase I sebuah program pertukaran mahasiswa Southeast Asian Mobility for 21st Century.

Setibanya kami di Bandara Don Mueang Bangkok, kami dijemput oleh Thai students (Por, Ohm, dan Pond) dengan 2 mobil van milik KMUTT. Saat menjemput kami mereka baru selesai kelas dan memakai seragam. Seluruh perguruan tinggi di Thailand mahasiswanya berseragam.

Saya naik van pertama bersama 4 orang lainnya ditemani 1 Thai student namanya Ohm. Selama perjalanan kami mengobrol banyak mulai dari kemacetan di Thailand, cara ‘nawar’ di Thailand, bahasa Thailand, sampai opening Asian Games yang ternyata mereka ga terlalu care.

Sekitar pukul 10 malam kami tiba di apartemen dekat KMUTT. Apartemen ini berada di lingkungan muslim karena dekat masjid besar. Uniknya, muslimah Thailand yang tinggal di sekitar sini berjilbab syar’i. Adem lihatnya…

Masjid Darussalam Thungkru, Bangkok

Lalu kami makan malam di Market 61. Tenang, di pasar ini makanan yang tersedia InsyaAllah halal karena penjualnya berjilbab. Awalnya kami perlu cari penjual yang bisa berbahasa Inggris. Akhirnya ketemu satu. Saya pesan Pad Thai harganya 50 baht atau sekitar 20 ribu rupiah. Bentuknya seperti kwetiau ditambah tauge, sayuran, dan kacang.

Makan malam di Market 61 Thungkru
Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade