Pada suatu akhir pekan, saya berselancar di Medium dan menemukan dua tulisan yang membahas perupa Semsar Siahaan. Teringat kembali akan nama itu, saya pun langsung melucuti lagi buku Seni Manubilis: Semsar Siahaan 1952–2005 yang diterbitkan bersama Yayasan Jakarta Biennale 2017. Buku ini saya dapatkan dari seorang teman pustakawan ketika mengunjungi Perpustakaan ACC di Gudskul Ekosistem di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Buku Seni Manubilis: Semsar Siahaan 1952–2005 merupakan bagian dari pameran retrospektif Semsar Siahaan pada Jakarta Biennale 2017. Sebagian kecil dari arsip yang berhubungan dengan sosok perupa kelahiran Medan tahun 1952 ini, terangkum sebagai pemantik berbagai diskusi untuk melacak kembali kekaryaannya…


Akademi seni rupa merupakan salah satu bagian dari medan sosial seni yang banyak melahirkan para perupa. Selama menempuh pendidikan seni, mereka dipupuk dan ditempa untuk meningkatkan keahlian dan ilmu dari berbagai aspek. Mulai dari konsep, persoalan rupa, hingga yang menyangkut hal teknis dan material.

Proses pengajaran tersebut dibimbing oleh para pengajar yang lebih populer dengan sebutan dosen. Kata ‘dosen’ merupakan istilah yang diambil dari bahasa Belanda docent. Dalam bahasa Inggris, docent memiliki makna serving to instruct; teaching. Seorang dosen memiliki tugas untuk menyalurkan ilmu pengetahuan dengan melakukan berbagai pengembangan melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Sejarah dunia seni rupa…


Apa yang biasanya dikisahkan setiap kita membahas tentang patung pastor di sudut Taman Maluku Bandung? Cerita yang selama ini berkembang di masyarakat selalu saja berhubungan dengan urban legend yang mengisahkan bahwa patung tersebut dapat bergerak dan berubah posisi.

Setiap mendengar kisah semacam itu, saya selalu ingin menyaksikannya langsung dan membayangkan hal tersebut dapat menjadi sebuah pengalaman estetik yang sangat canggih. Tapi setiap saya lihat patung tersebut, ya begitu-gitu saja. Diam, berdiri statis dengan jubahnya yang agung, sambil menggenggam sebuah alkitab dengan tatapan lurus ke depan.

Sulit untuk menangkap dengan mata telanjang bagaimana eskpresi wajah patung ini, karena diletakkan di atas…


Cai Guo-Qiang ialah perupa Cina yang kini menetap di New York. Cai lahir pada 8 Desember 1957 di Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Cina. Ia telah menempuh pendidikan di jurusan desain panggung di Shanghai Theater Academy sejak tahun 1981 sampai 1985. Pengalamannya di jurusan tersebut membentuk pemahamannya yang lebih komprehensif dalam proyek panggung, pengaturan ruang, dan kerjasama tim. Kemudian pada tahun 1995 ia mendapatkan beasiswa di The Institute for Contemporary Art: National and International Studio Program di Long Island, New York.

Cai Guo-Qiang telah menerima sejumlah penghargaan, termasuk di antaranya Golden Lion Prize di Venice Biennale ke-48 pada tahun 1999, CalArts/Alpert…


Pollock (2000) merupakan film drama biografi yang menceritakan secara garis besar kehidupan pribadi Jackson Pollock, seniman abstrak eskpresionisme asal Amerika Serikat. Film ini disutradarai oleh Ed Harris dan ia turut memainkan peran sebagai Jackson Pollock. Cerita Pollock berdasarkan pada biografi Jackson Pollock: An American Saga oleh Steven Naifeh dan Gregory White Smith.

Pada awal film ini, tampak seorang wanita membawa majalah Life yang berisi artikel tentang Jackson Pollock, berusaha menjangkau di antara kerumunan pengunjung galeri dan kemudian meminta Jackson untuk memberi tanda tangan di atasnya. Latar tempat tersebut di sebuah pameran karya-karya Jackson Pollock. …


Karya patung kertas Geugeut Pangestu Sukandawinata dalam pameran Bandung Contemporary Art Awards #5 di Lawangwangi Art Space, Bandung, pada Oktober sampai November 2017, berjudul “Di Dalam Kelambu Tertutup”. Karya yang menggunakan custom made paper ini menggambarkan sebuah kelambu putih berbentuk kubus yang memiliki lipatan-lipatan vertikal seperti gorden. Kelambu tersebut menggantung setinggi 2 meter, hampir menyentuh lantai. Pada bagian atas kelambu terdapat lapisan yang lebih kecil dan mengelilingi bentuk utama kelambu.

Jika dilihat dari arah depan, kelambu tersebut terbuka secara simetris di bagian tengah, sementara bagian kanan-kiri bukaan dinding kelambu disangga oleh satu pengikat. Dari bukaan tersebut, kita dapat melihat bagian…

Audya Amalia

Visual artist based in Bandung, Indonesia.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store