21 Passion Project #Day21 #LastDay: Finding ‘you’ in café

“It is time to have a cup of quiet.”

Saya belum pernah pergi ke kafe-kafe yang sepi dan cozy parah. Kafe yang rata-rata orang dateng untuk baca buku, ngerjain tugas, dan ga ada sama sekali kegaduhan. Kafe yang arsitekturnya klasik tradisional, lampunya warna kuning remang, dan lagu yang diputar lagu yang serene dan ga up beat. Lagu yang ga akan bikin kamu buka youtube karena pengin konsentrasi. Kafe yang ga ada permainan UNO yang jatuh-jatuh dan bikin kegaduhan atau cafe yang banyak sekumpulan orang ketawa-ketawa.

Ini kali pertama saya datang ke kafe seperti itu. I always think kalo kafe semacam itu bakal mahal banget harganya. Turns out…yes! So I just bought the drink anyway. Padahal kalo di dollarin ga semahal itu kok, tapi kalo jadi rupiah mahal. haha.

Kadang saya suka mikir, kenapa ya orang-orang mau tetep datang ke kafe semacam itu. Ternyata ada satu hal yang ga akan kamu dapatkan di tempat lain selain di kafe seperti itu: Ketenangan. Wajar kalau harganya mahal karena ketenangan juga mahal, apalagi ditengah kehidupan yang hingar bingar ini. Fix, kafe itu bakal jadi salah satu tempat favorit saya. I found you in that cafe. You on that sentence means serenity.

Terima kasih misi 21, finally I find out my new favorite spot in Depok!

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.