Menghadapi Tes Psikotes Seleksi Penerimaan Karyawan
Psikotes merupakan salah satu tahap seleksi perekrutan karyawan di Perusahaan seperti BUMN, Perbankan, Polri, TNI, CPNS dan Perusahaan Swasta.

Tujuan nya adalah untuk menilai aspek psikologis, fungsi kognitif dan emosional seseorang.
Menghadapi soal psikotes bisa dikatakan gampang-gampang susah, karena semua orang PASTI bisa menjawabnya. Namun yang sering kali membuat kebanyakan dari peserta tes psikotes GAGAL adalah kurangnya kosentrasi dan ketenangan saat mengerjakan soal-soal psikotes.
Karena itu, sangat penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi soal soal psikotes masuk kerja. Baik itu persiapan fisik maupun persiapan mental dalam menghadapi ujian psikotes.
Selain itu, tentu saja perlu untuk menyiapkan penguasaan materi soal-soal psikotes.
Persiapan materi bisa dilakukan dengan banyak berlatih soal-soal psikotes yang sudah sering kali diujikan. Serta membiasakan diri dengan segala bentuk soal psikotes yang ada.
Untuk itu, dengan ini kami akan memberikan Anda beberapa contoh bentuk soal psikotes masuk kerja, yang bisa menjadi referensi untuk Anda dalam melatih soal psikotes masuk kerja.
Dalam usaha Anda untuk lulus seleksi penerimaan pegawai yang Anda ikuti saat ini.
Berikut ini contoh soal psikotes masuk kerja.
1. Tes Kemampuan Verbal
Soal psikotes tes kemampuan verbal adalah jenis soal tentang persamaan kata (Sinonim), lawan kata (antonim), tes analogi dan pengelompokan kata.
Tes kemampuan verbal biasanya terdiri dari 25‐50 soal yang berisi sinonim, antonim dan analogi kata.
Tes kemampuan verbal ini dimaksudkan untuk menilai kemampuan penguasaan kata dan kemampuan logika peserta terhadap suatu masalah. Dan juga untuk melihat sejauh mana peserta tes memahami sebab dan akibat suatu permasalahan dalam sebuah pekerjaan.
Contoh soal sinonim psikotes
PROTEKSI : ……….
a. Penjagaan
b. Pengawasan
c. Pengamanan
d. Perlindungan
Jawaban : D. Perlindungan
Contoh soal antonim psikotes
IMIGRASI : ……….
a. Emigrasi
b. Migrasi
c. Larangan Masuk
d. Pemukiman
Jawaban : A. Emigrasi
2. Tes Kemampuan Aritmatika dan Deret Angka
Tes psikotes kemampuan aritmatika dan deret angka ini bertujuan untuk menilai intelegensia atau kemampuan berpikir peserta tes. Kemampuan analisa peserta dalam memahami pola‐pola atau bentuk deret angka yang kemudian memprediksikan angka-angka lain berdasarkan pola angka yang sudah ada.
Contoh Soal Psikotes Deret Angka
24, 20, 16, 12, …, …
Pola jawabannya:
Rumus dari soal diatas N-4 , jadi setiap angka dikurangi 4 maka lanjutan dari deret soal diatas adalah : 8 dan 4.
3. Tes Menggambar Psikotes
Tes psikotes gambar terdiri dari beberapa jenis soal, seperti Wartegg test yang terdiri dari 8 kotak dimana masing‐masing kotak sudah berisi gambar dan garis yang harus anda lanjutkan.
Menggambar orang, menggambar pohon menggambar orang rumah dan pohon.
Tes psikotes ini dimaksudkan untuk menilai emosi, intelektual, imajinasi, dan aktifitas subjek peserta tes.
4. Tes Koran/ Kreapelin / Paulin
Pada soal tes ini biasanya terdiri dari angka 1 hingga 9 yang tersusun secara vertikal dalam bentuk lajur atau atas kebawah.
Peserta tes biasanya juga diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu yang sudah ditentukan.
Setiap kolom dituliskan jawaban yang tepat di sampingnya. Penilaian dari tes koran ini adalah untuk menilai kemampuan peserta tes terhadap tekanan, kemampuan penyesuaian diri, ketelitian, konsisten, dan kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.
5. Tes Psikotes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule)
Pada soal tes psikotes epps ini, peserta tes diminta untuk memilih kecenderungan (yang di sukai) atau sifat yang melekat pada diri peserta diantara 2 pernyataan.
Jika ada pernyataan yang tidak sesuai, maka peserta tetap harus memilih salah satunya yang mendekati dari kepribadian mereka.
Tujuan tes epps ini adalah untuk mengukur dan meninjau kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya dalam pekerjaan serta sejauh mana sifat yang dimiliki terhadap kococokan dengan posisi kerja yang dilamar.
Contoh Soal Psikotes EPPS
A. Saya suka menolong teman bila mereka sedang mengalami masalah
B. Saya senang melakukan pekerjaan bersama hingga selesai
Anda bisa belajar lebih lengkap tentang menghadapi soal psikotes masuk kerja, yang disertai dengan tips dan trik menjawab nya di pembahasan soal psikotes ini.
Selanjutnya, biasanya setelah Anda lulus tahapan tes tertulis psikotes ini maka akan dilanjutkan dengan tes wawancara kerja.
