Asmaraloka
Sep 8, 2018 · 1 min read

Pria malang

/4/

Pria malang menyusuri jalan penuh pahatan hasil alam

Mulutnya meraba-raba gelap, tetapi tak kunjung menuai benderang

Kini…

Malam yang oleh sebagian orang dijadikan perniagaan, pria malang sudi mengAku kalah atas helai demi helai yang hilang

Aku beranikan diri menunjuk pabrik debu di hidung belakang

Mulut Aku berkerut hilang

Pria malang dan Aku telah melalui malam dengan senang

Sambil menyendok rambut pria malang, Aku kepalanya ikut hilang.

All roads lead to love

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade