Ayhu Stewart
Sep 4, 2018 · 1 min read

Entah bagaimana memoriku dapat merekam sketsa tingkahmu yang sok jaim itu dengan sempurna. Dan entah bagaimana memoriku dapat menambahkan warna pastel pada sketsamu dan menghasilkan gambar indah dalam karya khayalku.


Aku bingung, kenapa di malam-malam yang cerah ini selalu terjadi hujan yang amat deras. Dan pada suatu malam yang dingin, akupun tersadar bahwa hujan yang selama ini membasahi jiwa dan ragaku adalah air mataku sendiri. Setelah sekian lama berada dalam jurang, aku merasa cintaku mulai terikat oleh rantai ketakutan yang dulu sempat terlepas. Luka cintaku yang dulu sempat terobati, kini kian bertambah akibat terbentur oleh bebatuan runcing di dalam jurang.


biarlah waktu yang akan menjawab semua, karena hanya waktulah yang tahu nilai sesungguhnya dari ketulusan cinta.

Selasa, 04 september 2018

    Ayhu Stewart

    Written by